Lalu sekitar pukul 08.15 WIB, Rabu pagi petugas menyisir lokasi kebakaran untuk mencari titik api yang belum padam, selagi melaksanakan pendinginan.
Proses pemadaman baru selesai sekitar 8 jam berselang atau sekitar pukul 08.30 WIB.
“Untuk kerugian material ditaksir Rp 220 juta dari minyak goreng yang terbakar. Kemudian barang mentah bahan kerupuk yang ditaksir rugi hingga Rp 500 juta, termasuk tempat penggorengan terbakar dan atap bangunan sebagian habis terbakar,” imbuh Sunarko.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan kebakaran disebabkan adanya kelalaian karyawan tidak mengecek sisa abu atau bara tempat penggorengan kerupuk. “Dugaan penyebabnya kurang diperhatikan sisa bara penggorengannya,” pungkasnya.
Reporter : Arief Juli Prabowo
Editor: Gimo Hadi Wibowo



















