Puluhan Warga di Nganjuk jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian Hampir Rp 600 Juta, ini Modusnya

Puluhan Warga di Nganjuk jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian Hampir Rp 600 Juta, ini Modusnya
Verry Achmad (tengah) kuasa hukum korban saat melapor ke Polres Nganjuk. (istimewa)

Baca Juga :Demo Kejaksaan Negeri Blitar, KRPK-FMR Bawa Segebok Data, Minta Usut Kasus Dugaan Korupsi

“Jadi awal mulanya itu saya ditawari untuk arisan, awalnya arisan biasa, udah lancar, terus habis itu kita ada acara arisan duos,” ungkap Indah.

Selanjutnya, praktik dugaan penipuan ini mulai dirasakan oleh Indah pada 29 Oktober 2024, pencairan yang seharusnya diterima penanam modal mengalami mandek. Sehingga kerugian yang dialami Indah sekitar Rp42 juta.

Read More

Untuk meyakinkan korban, SS menawarkan keuntungan berlipat dari modal yang diinvestasikan

“Jadi kalau kita ambil Rp500.000, biaya admin Rp50.000, jadi kita transfer Rp550.000, jadi nanti untuk dua minggu ke depan baliknya ke kami bisa Rp700.000,” katanya.

Baca Juga :Perampok Ancam Todongkan Pisau Karyawan Minimarket Diringkus Resmob Polres Kediri Kota, Sempat Beraksi di Wilayah Nganjuk

Pada awalnya proses pencairan berjalan dengan lancar. Sehingga Indah mudah untuk percaya. Bahkan indah berani modal banyak. “Namun pada saat terlanjur menanam modal yang banyak tersebut ternyata tidak ada yang cair,” tukas Verry.

Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Supriyanto membenarkan bahwa para korban bersama kuasa hukumnya mendatangi Kantor Kepolisian Resor Nganjuk. Namun terkait dengan laporan tersebut AKP Supriyanto belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

Baca Juga :Sosialisasi Cegah Korupsi di Pengelolaan Dana Hibah KONI Kabupaten Kediri Tahun 2024

“Memang benar tadi advokat Verry Achmad bersama kliennya ke sini, tapi untuk pelaporannya terkait apa perlu kami cek terlebih dahulu,” kata AKP Supriyanto

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *