Kediri, SEJAHTERA.CO – Dispendukcapil Kota Kediri mendata pada tahun 2023 sebanyak 8.146 penduduk masuk ke Kota Kediri. Sementara penduduk yang keluar dari Kota Kediri sebanyak 6.545 orang. Kemudian penduduk yang masuk dan sebanyak 1.601 orang.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Marsudi Nugroho menjelaskan bahwa data yang diberikan oleh Kemendagri setiap semester. Jadi untuk awal 2024 belum bisa memberikan data pastinya.
Faktor kepindahan masyarakat ke Kota Kediri ini di antaranya adalah karena pindah rumah, karena pekerjaan, serta kesejahteraan masyarakat.
“Aturan dari Kemendagri itu hak warga negara dimanapun dia berada harus dilayani administrasi kependudukannya,” jelas Marsudi (19/4).
Marsudi menjelaskan, jumlah persebaran penduduk ini terjadi secara merata di tiga kecamatan yang ada di Kota Kediri.
Sementara itu untuk faktor kepindahan yang paling banyak, pulang dari perantauan, dengan daerah asal dari luar pulau Jawa seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan membantu masyarakat agar lebih mudah mengurus kepindahan, Dispendukcapil memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang tidak bisa mengurus surat kepindahan di Dispendukcapil tempat asal.
“Dispendukcapil Kota Kediri akan membantu untuk berkomunikasi dengan Dispendukcapil dimana warga berasal. Hal tersebut sudah lama kita laksanakan,” pungkas Marsudi.
Reporter : Dhea Safira
Editor : Dhita Septiadharma



















