Jalur Sepeda Tak Lagi Menggoda, ini Langkah Pemkab Trenggalek

Jalur Sepeda Tak Lagi Menggoda, ini Langkah Pemkab Trenggalek
Potret jalur sepeda di Trenggalek. (angga/sejahtera.co)

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Keberadaan jalur sepeda di Bumi Menak Sopal sebutan lain Kabupaten Trenggalek kini tak lagi menggoda.

Baca Juga :Siswa MTsN 5 Kediri Terima Edukasi Cegah Kenakalan Remaja Melalui Binluh

Jalur khusus sepeda itu banyak digunakan sebagai lahan parkir di sejumlah titik sehingga tak lagi sesuai dengan peruntukannya. Potret seperti itu menjadi fenomena lazim, terlihat hampir ada di sepanjang jalur wilayah Kabupaten Trenggalek.

Read More

“Jalur sepeda yang ada belum berfungsi secara optimal. Banyak masyarakat yang tidak menggunakan jalur tersebut dengan benar, bahkan sering kali disalahgunakan sebagai tempat parkir,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek, Mahendra, Selasa (10/9/2024).

Baca Juga :Puluhan PKL Bukit Bintang Kota Batu Mulai Bongkar Lapaknya

Merespons persoalan itu, pihaknya bakal melakukan sosialisasi besar-besaran mengenai pentingnya penggunaan jalur sepeda.

Apalagi Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran bupati tentang back to bike.

“Sudah ada SE bupati yang mengatur tentang penggunaan sepeda, terutama untuk aktivitas dalam jarak dekat. Namun sosialisasi SE ini belum tersampaikan secara optimal sehingga menjadi fokus kami ke depan,” imbuhnya.

Baca Juga :Macung Bupati Blitar, Mak Rini Mulai Ajukan Cuti ke Pemprov Jatim

Selain itu, pihaknya juga akan memaksimalkan peran juru parkir utamanya yang ada di area kota.

Mereka diarahkan untuk memastikan parkir kendaraan di area yang sudah ditentukan dan tidak mengganggu jalur sepeda. Mereka juga diminta untuk menegur dan memindahkan jika menemui ada kendaraan parkir di jalur sepeda.

“Untuk mendukung keindahan tata kota dan kenyamanan pesepeda, jalur sepeda akan ditingkatkan menjadi protected bike lane dengan pelindung khusus,” ujarnya.

Baca Juga :Dispertabun Kabupaten Kediri Fasilitasi Bantu Sarpras Petani Tembakau

Jalur itu bakal dihiasi dengan warna-warni menarik sehingga mendorong masyarakat agar lebih sering menggunakan sepeda.

Selain mempercantik tata kelola perkotaan yang ramah bagi pejalan kaki dan pesepeda, terutama wisatawan, langkah itu untuk mendukung net zero carbon.

“Dengan jalur yang dilindungi dan dihias menarik, akan membuat warga akan merasa lebih nyaman dan terlindungi saat bersepeda,” jelasnya.

Baca Juga :Polres Trenggalek Edukasi Soal Sepeda Listrik ke Sekolah-sekolah Dasar, ini Sebabnya

Dengan adanya sosialisasi dan kolaborasi itu diharapkan jalur sepeda itu tak disalahgunakan sebagai tempat parkir sehingga kembali sesuai peruntukannya.

Dengan demikian, jalur sepeda itu menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Trenggalek.

Terlebih, jangka panjangnya, jalur-jalur sepeda itu nantinya bakal mengoneksikan area perkantoran, pusat perbelanjaan, pusat pendidikan hingga sejumlah tempat wisata dan kuliner di area perkotaan.

Baca Juga :Puncak Musim Kemarau, Suplai Air Bersih di Dusun Bangsri Ngetrep Kediri Berlanjut

Jalur sepeda itu diyakini bakal menjadi salah satu daya tarik. “Namun untuk mewujudkan itu perlu kerja sama semua pihak, termasuk kesadaran masyarakat,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment