Siswa Tak Dapat Sekolah, Dinas Pendidikan Kota Blitar Turun Lapangan

Siswa Tak Dapat Sekolah, Dinas Pendidikan Kota Blitar Turun Lapangan

Blitar, SEJAHTERA.CO –  Perhelatan penerimaan peserta didik baru atau PPDB tingkat SMP di Kota Blitar sudah selesai. Saat ini dinas tengah mendata dan turun lapangan  mencari kemungkinan siswa yang tak kebagian sekolah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar Dindin  Alinurdin. Dia mengatakan turun lapangan itu perlu dilakukan. Agar siswa utamanya domisili di Kota Blitar mendapatkan sekolah di domisilinya.

“Ini penting jangan sampai ada yang tak mendapatkan sekolah. Karena kami menargetkan semua siswa asal Kota Blitar mendapatkan pendidikan yang layak itu harus,” kata Dindin Alinurdin, Minggu (19/5).

Read More

Dindin mengatakan sebagai tindak lanjut memastikan siswa SD sederajat mendapatkan sekolah, pihaknya koordinasi dengan sejumlah pihak. Di antaranya kepada UPT dinas pendidikan di tiga kecamatan. Selanjutnya diteruskan ke kecamatan, kelurahan hingga SD.

“Kan jalur zonasi sudah tak berakhir dan tak ada lagi PPDB. Tetapi kami punya kebijakan bagi siswa yang tak kebagian sekolah, akan tetap mendapatkan sekolah. Demi pendidikan,” katanya.

Dia menjelaskan,  sesuai dengan rencana awal dinas masih membuka cadangan. Hanya saja cadangan ini berlaku dalam keadaan tertentu.

Selain itu sekolah cadangan ini tak semuanya menyediakan. Hanya ada beberapa yang diputuskan masih menerima siswa cadangan.

“Semua SMP negeri kuotanya sudah penuh. Tetapi masih ada yang bisa menerima siswa yang tak kebagian sekolah,” katanya.

Sejumlah sekolah, lanjutnya, yang diproyeksikan menampung siswa yang tak kebagian sekolah ada tiga. Di antaranya SMPN 5 di Kelurahan Tlumpu, SMPN 6 di kompleks Monumen PETA dan terakhir SMPN 7 di utara Stadion Supriyadi.

Pihaknya berharap semua siswa lulusan SD mendapatkan sekolah semua. Yang jelas, dinas sudah punya solusi.

“Saat ini kami masih menyisir. Mudah-mudahan semua siswa mendapatkan sekolah,” harapnya.

Seperti diketahui, PPDB terakhir di Kota Blitar sudah berakhir. Jalur zonasi yang juga jalur pilihan terakhir selesai lada 30 April lalu. Siswa pun bisa melihat pengumuman secara online. Pada PPDB tahun ini ada tiga rayonisasi atau pengelompokan sekolah. Di antaranya  rayon 1  yang terdiri atas SMPN 2, SMPN 5, dan SMPN 9. Rayon  2  yang terdiri atas SMPN 1, SMPN 3, dan SMPN 7; serta rayon  3  yang terdiri atas SMPN 4, SMPN 6, dan SMPN 8.

Pada jalur terakhir atau zonasi diikuti sebanyak 1.332 siswa.  Sementara yang lolos 1.303. Siswa yang tak lolos punya kesempatan sekolah di swasta atau masuk cadangan.

Reporter : Abdul Aziz Wahyudi

Editor : Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *