Akses Jalan Lingkar Via Jembatan Nglembu, Kasatlantas Polres Trenggalek: Sewaktu-waktu Ditutup Total

Akses Jalan Lingkar Via Jembatan Nglembu, Kasatlantas Polres Trenggalek: Sewaktu-waktu Ditutup Total

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Rekayasa lalu lintas imbas pembangunan Jembatan Nglembu di Desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Trenggalek masih diterapkan jajaran kepolisian setempat.

Namun rekayasa lalu lintas itu dapat berubah sewaktu-waktu seiring progres pembangunan jembatan di jalan lingkar Trenggalek itu.

Untuk saat ini polisi menerapkan rekayasa lalu lintas dengan memperbolehkan kendaraan roda dua untuk melintas di jembatan itu.

Read More

Sementara untuk kendaraan roda empat, polisi mengalihkan jalur melalui jalan nasional atau arah simpang empat Pogalan lurus. Sebelumnya, roda empat bisa belok ke kanan atau arah ke jembatan yang diduplikasi itu.

“Untuk sementara waktu kendaraan roda dua masih boleh melintas. Namun jika nantinya dalam perkembangannya mengharuskan steril ditutup, maka kita tutup total,” kata Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Mulyani, Kamis (2/5).

Pertimbangan aspek keselamatan menjadi salah satu pertimbangan sehingga akses jembatan lingkar Trenggalek via Jembatan Nglembu itu bakal ditutup total. Meskipun begitu, terdapat jalur alternatif lainnya khusus kendaraan roda dua tak jauh dari daerah itu sehingga pengguna jalan tak perlu memutar jauh melewati jantung kota Trenggalek.

“Kami lihat dinamika pembangunannya seperti apa, kalau saat proses pembangunan dalam fase tertentu mengharuskan ditutup, ya ditutup, roda dua dialihkan juga. Jadi bisa sewaktu-waktu ditutup total demi aspek keselamatan pengguna jalan,” imbuhnya.

Duplikasi jembatan yang melintasi Sungai Ngasinan itu diperkirakan bakal rampung pada kisaran Juni-Juli 2024. Pembangunan jembatan anyar oleh pemerintah pusat itu dinilai bakal menguatkan konektivitas daerah seiring jembatan lama Nglembu yang sudah berusia usang.

Namun jembatan lama itu tidak akan dibongkar karena dinilai pemerintah daerah memiliki historis yang kuat, ditengarai ada di era kolonial. Tidak menutup kemungkinan, jembatan lama itu nantinya berpotensi jadi objek wisata.

“Ketika pembangunan rampung, informasi yang kami terima, jembatan yang lama nantinya tidak difungsikan, namun tidak dibongkar. Jadi yang saat ini dibangun itu jembatan duplikasi, jembatan plengkung Nglembu Trenggalek,” pungkasnya.

Reporter : Angga Prasetya

Editor :  Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *