Blitar, SEJAHTERA.CO – Tiga elemen di Kota Blitar menggelar aksi bersih-bersih sungai di Jalan Ahmad Yani Blitar. Pembersihan itu guna antisipasi banjir.
Tiga elemen itu Polres Blitar Kota, Pemkot Blitar dan Kodim 0808/Blitar. Aksi bersih-bersih dilakukan sesaat setelah menggelar apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi di halaman Kantor Wali Kota Blitar.
“Aksi bersih ini untuk antisipasi banjir. Mumpung saat ini sungai masih kering,” kata
Dandim 0808/Blitar, Letkol Inf Sapto Dwi Priyono, Kamis (07/12).
Menurutnya aksi bersih-bersih itu juga sebagai wujud sinergi antara Polri, TNI dan Pemkot Blitar. Bersih-bersih juga perwujudan instruksi KSAD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang telah di-breakdown secara berjenjang ke lini bawah. Mulai pangdam, danrem dan dandim.
“Semua antusias bersih-bersih sampah di sungai,” katanya.
Dia melanjutkan sasaran kerja bakti membersihkan bantaran sungai, saluran air. Selain itu juga membersihkan sampah di lokasi sentra ekonomi yang meliputi pasar tradisional, pasar modern dan kompleks perkantoran.
“Dengan pembersihan lingkungan, harapannya saat turun hujan, air dapat mengalir normal, tidak terjadi sumbatan yang bisa menyebabkan banjir,” jelasnya.
Dia melanjutkan, selain bersih lingkungan, pihaknya juga melakukan penanaman 4.000 pohon. Lokasinya di lahan seluas 1,7 hektare di wilayah Lodoyo Timur.
Penanaman pohon itu dilakukan untuk mengurangi emisi karbon sekaligus memperindah estetika di lokasi. (ziz)



















