Kediri, SEJAHTERA.CO – Bersamaan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diberikan kepada para Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) reguler, bimtek juga diberikan kepada para KPPS di lokasi TPS khusus.
“Bimtek KPPS lokasi khusus sudah dilakukan kemarin tanggal 28 Januari di Aula Muktamar,” jelas anggota KPU Kota Kediri Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Moch. Wahyudi, Senin (29/1).
Dalam Bimtek untuk KPPS TPS khusus ini KPU Kota Kediri menekankan kepada 392 KPPS untuk lebih cermat dalam memberikan surat suara kepada para pemilih.
Para pemilih di lokasi khusus sebagian besar berasal dari luar Kota Kediri, kecil kemungkinan ada pemilih yang mendapatkan 5 surat suara.
Oleh karena itu dalam Bimtek KPU Kota Kediri menekankan kepada KPPS lokasi khusus untuk teliti agar tidak terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU).
“Pemilih di lokasi khusus ini totalnya ada 15.680 pemilih, dari 5 lokasi khusus yang ada di Kota Kediri,” jelas Wahyudi.
Lokasi-lokasi tersebut adalah di Pondok Lirboyo Kota Kediri, Pondok Al Mahrusiyah, Lapas Kota Kediri, SMA 5 Taruna Brawijaya, dan Pondok Wali Barokah.
Bimtek kepada para KPPS sudah dilakukan sejak tanggal 26-28 Januari lalu, Bimtek KPPS dari PPS dan PPK telah selesai dan diharapkan PPS bisa melanjutkan proses bimbingan teknis dengan belajar bersama sebelum proses pemilihan umum berlangsung.
Hal ini untuk memastikan para KPPS memiliki pengetahuan dan kemampuan yang mumpuni terkait proses pemungutan dan penghitungan suara di 14 Februari 2024 nantinya.
Reporter: Dhea Safira
Editor: Dhita Septiadarma



















