Blitar, SEJAHTERA.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar bakal memasang papan peringatan di sejumlah titik rawan bencana. Ini untuk antisipasi agar libur panjang Natal dan Tahun Baru 2025.
Baca Juga :Srikandi GM Nganjuk Bantu Korban Rumah Terbakar di Losari Gondang
Kepala Dishub Kabupaten Blitar Agus Santosa mengatakan, rambu papan peringatan rawan bencana tersebut dipasang di sejumlah titik. Utamanya di jalur atau jalan menuju tempat wisata.
“Rambu papan peringatan rawan bencana dipasang untuk antisipasi saja. Jangan sampai ada korban jiwa. Utamanya bencana tanah longsor,” kata Agus Santosa, Kamis (19/12/2024).
Dia mengatakan sejumlah titik yang bakal dipasang seperti di wilayah rawan bencana longsor. Seperti di Kecamatan Gandusari, Wlingi, Doko dan lain sebagainya.
Baca Juga :Populasi Ternak Aman Meski Dibayangi PMK, Ini Data DKPP Kabupaten Kediri
Untuk memaksimalkan pemasangan papan peringatan, pihaknya bakal koordinasi dengan pihak terkait. Salah satunya badan penanggulangan bencana daerah atau BPBD.
BPBD merupakan instansi yang digandeng karena berkaitan dengan peta titik rawan bencana. “Utamanya di daerah yang menjadi jalur wisata pantai. Nah, yang sudah memiliki data adalah BPBD,” jelasnya.
Agus menambahkan, selain memasang papan peringatan, juga bakal mendirikan pos komando atau posko pengamanan selama Nataru. Di antara titik yang bakal didirikan posko Nataru seperti Kanigoro atau depan kantor Pemkab Blitar.
Baca Juga :BPBD Identifikasi 18 Titik Tanggul Jebol, Kalaksa: Jadi Penyebab Banjir
Ada pula Srengat atau di depan Pasar Srengat. Di Nglegok tempatnya di jalur menuju Candi Penataran. Di Kecamatan Wlingi di sekitar ruang terbuka hijau atau RTH.
Ada pula Kademangan, dan Kesamben. “Posko nanti ada personel gabungan. Selain dari dishub ada pula dari polisi, TNI, relawan dan lain sebagainya,” tutupnya.



















