Arus Lalu Lintas Dialihkan Selama Kirab Budaya Boyong Natapraja Nganjuk

Arus Lalu Lintas Dialihkan Selama Kirab Budaya Boyong Natapraja Nganjuk
Jalan Ahmad Yani jantung kota Nganjuk yang besok dilalui kirab budaya Boyong Natapraja dan Sedekah Bumi  (inna/sejahtera.co)

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Warga Nganjuk dan pengendara yang akan melintasi kota ini besok, Kamis, (12/6/2025) diimbau untuk mewaspadai pengalihan arus lalu lintas.

Baca Juga :Pemda Jombang Kunjungi Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat

Hal ini sehubungan dengan diselenggarakannya kirab budaya Boyong Natapraja dan Sedekah Bumi yang akan dimulai pukul 12.30 WIB. Pengalihan arus akan mulai diberlakukan lebih awal, sekitar pukul 11.00 WIB.

Read More

Kirab budaya Boyong Natapraja dan Sedekah Bumi akan mengambil rute panjang, dimulai dari Alun-alun Brebek menuju Alun-alun Nganjuk.

KBO Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Warji menjelaskan, rombongan kirab akan bergerak dari Alun-alun Brebek menuju Alun-alun Nganjuk, lalu melanjutkan perjalanan ke Stadion Anjuk Ladang.

Di stadion ini, akan ada prosesi sedekah bumi berupa gunungan dan tumpeng yang diperebutkan masyarakat sebagai wujud syukur atas hasil bumi.

“Rombongan kirab akan bergerak dari Alun-Alun Brebek menuju Alun-Alun Nganjuk, dan selanjutnya ke Stadion Anjuk Ladang terlebih dahulu,” jelas  Warji.

Baca Juga :Di Atas Saluran Irigasi, Dewan Nganjuk Minta Jalan Paving Dibongkar

Setelah dari Stadion Anjuk Ladang, kirab akan bergerak lagi ke utara menuju Taman Nyawiji.

“Kemudian dari Stadion Anjuk Ladang, kirab bergerak lagi ke arah utara menuju Taman Nyawiji,” tambahnya.

Sesampainya di Taman Nyawiji, kereta kirab akan berbelok ke kanan, menuju Jalan Dermojoyo. Seluruh peserta kemudian akan berjalan kaki menuju Alun-alun Nganjuk atau Pendopo Kabupaten Nganjuk.

Untuk kelancaran acara, Jalan A. Yani akan disterilkan total satu jam sebelum kirab dimulai.

Selain itu,  ruas Jalan Dermojoyo dan kawasan Taman Nyawiji juga akan disterilkan demi keamanan jalannya acara.

Pengalihan arus lalu lintas akan diberlakukan di beberapa titik strategis. “Kendaraan besar dari arah simpang empat Candirejo yang ke utara dialihkan ke arah barat,” kata dia.

Ia melanjutkan, kendaraan yang menuju Gerbang Tol Nganjuk akan diarahkan melalui simpang empat Guyangan. Sementara itu, arus kendaraan dari arah timur akan dialihkan melalui Sukorejo menuju Ganung Kidul.

Masyarakat diimbau untuk menghindari jalur-jalur yang akan dilalui kirab, terutama sejak sekitar jam 11.00 WIB hingga acara selesai yang dijadwalkan sekitar pukul 17.00 WIB atau sebelum magrib.

“Jadi pengalihan arus lalu lintas itu nantinya akan diberlakukan sebelum acara dimulai atau sekitar jam 11.00 WIB,” tegasnya.

Masyarakat juga diminta untuk menghindari jalur-jalur sekitar Stadion Anjuk Ladang sejak pagi, mengingat persiapan kirab dilakukan di luar area stadion.

Pengamanan dan pengalihan lalu lintas akan dilakukan oleh ratusan petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan (Dishub), TNI, Polri, Satpol PP, dan Linmas.

Papan penanda jalan telah dipasang di titik-titik strategis dan sosialisasi juga telah dilakukan kepada masyarakat serta pedagang yang beraktivitas di sepanjang Jalan A. Yani.

Beberapa kantong parkir telah disiapkan untuk menampung kendaraan masyarakat dan peserta kirab, antara lain di Jalan Kartini, Jalan Cokroaminoto, serta area dalam dan depan Stadion Nganjuk.

Kawasan perumahan sekitar stadion juga dapat dimanfaatkan untuk parkir kendaraan warga.

Meski acara dijadwalkan selesai sebelum maghrib, pengalihan arus dan sterilisasi jalan bersifat kondisional, mengikuti situasi di lapangan.

Diharapkan masyarakat dapat memahami dan mendukung kelancaran acara budaya penting ini/

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *