Bahu Jalan Desa Bendungan Dipenuhi Sampah, DLH Kabupaten Tulungagung: Masalah Ada Sejak 10 Tahun Terakhir

Bahu Jalan Desa Bendungan Dipenuhi Sampah, DLH Kabupaten Tulungagung: Masalah Ada Sejak 10 Tahun Terakhir

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Bahu Jalan Raya Tulungagung-Trenggalek masuk Desa Bendungan, Kecamatan Gondang tampak kumuh lantaran dipenuhi tumpukan sampah. Kejadian tersebut bukan baru-baru ini terjadi, tetapi berulang kali sampai sekitar sepuluh tahun lalu.

Kabid Pengelolaan Sampan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung, Yudha Yanuar Hadi mengatakan, pihaknya membenarkan jika banyak tumpukan sampah di bahu jalan raya Tulungagung – Trenggalek masuk Desa Bendungan, Kecamatan Gondang.

Pihaknya sendiri tidak tahu pasti asal usul tumpukan sampah pada kawasan tersebut, yang mana warga sekitar mengaku tidak pernah membuang sampah di sana. Kebiasaan buruk membuang sampah tidak pada tempatnya inilah yang membuat tumpukan sampah terus menerus ada di jalur tersebut.

Read More

“Dipastikan bukan ulah warga di sana, apalagi sampah-sampah tersebut mengeluarkan bau yang tidak sedap dan tentunya merugikan warga di sana,” kata Yudha Yanuar Hadi, Rabu (3/1/2024).

Saking sering adanya tumpukan sampah, setiap kali petugas melakukan pembersihan tumpukan sampah pada kawasan tersebut, sampah-sampah itu akan tetap muncul keesokan harinya. Bahkan diketahui, kejadian seperti ini sudah terjadi di sana selama 10 tahun lamanya.

Pihaknya secara rutin melakukan pembersihan oleh petugas di kawasan tersebut setidaknya dalam tujuh hari sekali. Terlebih lagi, di dekat lokasi tumpukan sampah itu, sangat dekat dengan sungai yang dikhawatirkan sampah-sampah ini dapat mencemari sungai tersebut.

“Kami rutin bersihkan secara berkala, setidaknya seminggu sekali kami bersihkan, tetapi sampah-sampah itu terus kembali. Kami khawatir, apalagi di dekat lokasi tumpukan ada sungai,” ungkapnya.

Permasalahan ini seolah tak pernah usai, bahkan Yudha sempat menempatkan satu orang petugas untuk berjaga pada kawasan tersebut. Uniknya, selama ada petugas yang berjaga, tumpukan sampah tersebut seolah tidak pernah datang yang berarti tidak ada yang membuang sampah.

Namun, setelah tidak dijaga lagi, tumpukan sampah tersebut kembali berdatangan hingga menumpuk dan kembali dibersihkan petugas. Demi mengatasi permasalahan ini, pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan pihak desa serta OPD terkait untuk pengadaan TPS di sana.

“Kami juga akan mengusulkan payung hukum melalui peraturan daerah (Perda) untuk menertibkan oknum yang membuang sampah sembarangan.

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *