Begal Payudara di Blitar Diringkus Polisi, Aksinya Terekam CCTV, Korban Diduga Belasan Jumlahnya

Begal Payudara di Blitar Diringkus Polisi, Aksinya Terekam CCTV, Korban Diduga Belasan Jumlahnya
Rekaman kamera pengawas detik-detik tersangka meremas payudara korban, (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Ulah M.T (28) warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar tak pantas ditiru. Lajang pengangguran ini nekat melakukan aksi cabul kepada para siswi dengan meremas pada bagian sensitif di dada.

Akibatnya, pelaku menanggung risiko akibat aksi nylenehnya itu dengan ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Blitar Kota. Usut punya usut, aksi begal payudara itu dilakukan berulang kali di berbagai tempat kejadian perkara.

Sasarannya para pelajar putri yang berada di pinggir jalan. Saat ini baru tiga korban yang sudah berani melapor.

Read More

Baca Juga :Belum Bebas Pasung, Dinkes Ponorogo Sebut Masih Ada Dua ODGJ yang Alami Repasung

“Sudah kami ringkus dan kami tahan. Kami berhasil mengidentifikasi pelaku dari rekaman kamera pengawas saat menjalankan aksinya,” kata Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar, Senin (24/2/2025).

Dia mengatakan aksi cabul itu dilakukan pada 17 Januari 2025 lalu. Lokasi kejadian di salah satu madrasah tsanawiyah atau setingkat SMP di Blitar. Saat itu sekitar pukul 12.30, korban keluar dari gerbang sekolah untuk beli jajan.

Korban berjalan dari arah Selatan. Usai beli jajan dan balik ke sekolah, tiba-tiba ketika membalikkan badan dari arah belakang pelaku langsung menjalankan aksinya. Pelaku yang mengendarai motor tangan kirinya meremas bagian sensitif dada hingga korban menjerit.

Aksi itu pun sempat terekam kamera pengawas tak jauh dari lokasi kejadian. “Korban berteriak keras dan pelaku kabur,” katanya.

Baca Juga :Dinas Perikanan Kabupaten Kediri Siapkan Si Moli Cekat untuk Layanan Konsultasi Perikanan

Polisi pun bergerak cepat. Berbekal ciri-ciri pelaku mulai warna helm, pakaian atau hodie, hingga pelat nomor kendaraan langsung bergerak. Tak lama kemudian, polisi berhasil meringkus dan membawa ke kantor polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Nah, dari situlah diketahui ternyata aksi begal payudara itu tak hanya sekali, tetapi berulangkali. Diduga sudah belasan kali dengan berbagai tempat kejadian perkara.

Modusnya sama, terlebih dahulu mengintai ketika jam-jam keluar siswa Perempuan. Ketika sudah ada mangsa, langsung beraksi dengan mengendarai motor. Tangan kirinya pun meremas payudara dan langsung tancap gas.

Tiga korban yang sudah melapor itu menjadi korban pada waktu dan lokasi berbeda. Di antaranya pada 17 Januari pukul 12.30 di depan salah satu sekolah menengah pertama di Blitar.

Baca Juga :Dongkrak PAD, Dua Pasar di Tulungagung Membutuhkan Revitalisasi

Aksi dilakukan lagi pada Selasa 21 Januari pukul 15.41 di timur asrama Pendidikan agama di Kecamatan Wonodadi, 21 Januari pukul 16.00 di jalan raya depan salah satu tempat pendidikan agama di Kecamatan Wonodadi. Para korbannya adalah para pelajar putri berasal dari luar kota.

Di hadapan polisi, tersangka mengakui perbuatan cabulnya. Nekat untuk meremas bagian dada perempuan karena untuk kepuasan sendiri alias melampiaskan hasrat sendiri.

Tersangka juga mengakui korbannya banyak di sejumlah lokasi kejadian. Tetapi sampai saat ini baru tiga korban yang berani melapor. “Pengakuan tersangka korbannya juga banyak. Ini masih kami kembangkan,” katanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *