Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Sejumlah nama bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) sudah mendaftarkan ke DPC PKB Kabupaten Ponorogo.
Namun hingga kini partai pemenang Pemilu tersebut belum menentukan sikap akan menjatuhkan rekomendasi kepada siapa.
Pasalnya, hingga kini DPC PKB Kabupaten Ponorogo masih membuka pendaftaran bacabup maupun bacawabup hingga Agustus mendatang.
Sekretaris Majelis Dewan Syuro DPC PKB Ponorogo, K. Sukamdi Ary mengatakan jika lembaganya akan tetap akan patuh terhadap hasil keputusan yang dikeluarkan oleh DPP PKB mengenai siapa nama yang akan direkomendasikan untuk maju Pilkada.
“Selaku jajaran pengurus partai kami tetap harus menunggu rekomendasi DPP PKB terhadap pasangan cabup dan cawabup, dan tidak dibenarkan mengambil jalan sendiri sendiri,” ungkap Sukamdi, Sabtu (22/6/2024).
Pihaknya juga meminta kepada seluruh pengurus baik ditingkat DPC hingga pengurus ranting agar berpartai yang ikhlas. Termasuk badan otonom dari PKB untuk tetap tunduk dan solid menjalankan apa yang menjadi garis partai.
“Tentu agar PKB tetap dihormati karena kesolidannya maka harus tunduk dan patuh terhadap garis partai,” tegasnya.
Dirinya berharap, agar setiap anggota partai maupun badan otonom DPC PKB bisa mematuhi apa yang telah menjadi ketentuan.
Jika memang mengambil sikap politik berbeda dengan rekomendasi DPP PKB mengenai cabup dan cawabup maka secara otomatis mengkhianati apa yang telah menjadi ketentuan.
“Berarti yang dikhianati tidak hanya DPC tapi juga DPP termasuk ketua umum PKB Muhaimin Iskandar. Pilkada dengan Pileg berbeda, selama caleg masih berpartai PKB bebas mendukung siapa. Kalau Pilbup dan Pilgub yang direkomendasikan hanya satu pasangan itu yang harus dijalankan,” pungkasnya.
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor : Gimo Hadiwibowo



















