Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Momentum Idul Adha tahun ini membawa berkah bagi petani rumput di Ponorogo. Bagaimana tidak, petani rumput ikut kebanjiran orderan pakan ternak untuk hewan kurban.
Bahkan permintaan pakan untuk hewan kurban tersebut meningkat secara signifikan jika dibandingkan dengan hari-hari biasanya.
Seperti diungkapkan Badaruddin (36) warga Desa Ringin Putih Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo tersebut mengaku kewalahan memenuhi orderan rumput untuk pakan hewan kurban tahun ini.
Jika dihitung peningkatan permintaan mencapai dua kali lipat. “Alhamdulillah, orderannya naik dua kali lipat jelang Idul Adha ini mas,” ungkap Badaruddin saat ditemui di lahan rumputnya.
Badaruddin yang sengaja menanam rumput jenis odot atau gajah itu mengatakan jika dalam sehari dirinya hanya mendapatkan sekitar 7 ikat rumput.
Jumlah permintaan terus mengalami kenaikan hingga saat ini bisa mencapai 15 hingga 17 ikat perharinya. Dalam setiap ikat berat rumput yang ia panen bisa mencapai 13 hingga 15 kilogram.
“Biasanya saya yang antar atau pembeli yang kesini untuk ikut panen,” terangnya.
Dibantu satu orang karyawannya, Badaruddin membandrol satu ikat rumputnya dengan harga Rp 20 ribu rupiah. Alhasil, omset yang ia dapatkan dari hasil panen rumput gajah tersebut juga ikut naik, dalam sehari dirinya mampu mendapatkan keuntungan sebesar 300 hingga 400 ribu rupiah.
“Tidak perlu perawatan yang khusus untuk rumput gajah ini yang terpenting sumber airnya tercukupi sama sesekali diberikan pupuk,” tegasnya.
Meskipun saat ini dirinya memiliki 5 lokasi lahan yang ditanami rumput gajah. Ia mengaku kesulitan untuk memenuhi pesanan karena seiring dengan naiknya jumlah permintaan menjelang Idul Adha.
“Hampir setiap hari ada yang beli, permintaannya juga selalu banyak. Pernah juga ada pembeli dari Lembeyan (Magetan) kesini,” pungkasnya
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor : Gimo Hadiwibowo



















