Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Kabar duka menimpa salah satu jamaah haji asal Kabupaten Tulungagung yang dinyatakan meninggal dunia di tanah suci pada Senin (11/5/2024).
Jamaah tersebut meninggal dikarenakan menderita penyakit jantung setelah melaksanakan umroh wajib.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU), Kantor Kemenag Tulungagung, Suryani mengatakan, pihaknya kemarin mendapat kabar duka dari Ketua Kloter 91 yang mana terdapat jamaah haji bernama Kholil Hasyim (65) warga Desa Sumberagung Kecamatan Rejotangan, yang dinyatakan meninggal dunia.
Awalnya, usai tiba di tanah suci, Kholil Hasyim sempat menjalani ibadah umroh wajib dengan melakukan tawaf mengelilingi ka’bah dan sa’i dengan berjalan antara bukit shafa dan marwah.
Namun baru dua kali menjalankan sa’i, Kholil Hasyim tiba-tiba pingsan dan segera dilarikan ke rumah sakit.
“Saat pingsan itu, Kholil Hasyim segera dilarikan ke Rumah Sakit Ajyad Makkah Arab Saudi untuk mendapat penanganan intensif,” kata Suryani, Rabu (12/6/2024).
Selama perawatan, ungkap Suryani, kondisi kesehatan Kholil Hasyim sama sekali tidak segera membaik dan tidak kunjung sadar, hingga pada Selasa (11/6/2024) pukul 12.00 waktu Arab Saudi, Kholil Hasyim dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan rekam medis, diketahui jika Kholil Hasyim memiliki riwayat penyakit jantung.
Petugas medis Rumah Sakit Ajyad sendiri juga menyatakan jika jamaah haji asal Tulungagung atas nama Kholil Hasyim meninggal dunia dikarenakan terkena penyakit jantung.
Rencananya, Kholil Hasyim nantinya akan dimakamkan di Makkah Arab Saudi layaknya jamaah haji lain yang meninggal di tanah suci.
“Informasinya memang Kholil Hasyim memiliki penyakit jantung, dimana saat melakukan sa’i, penyakitnya kambuh,” ungkapnya.
Saat menjalankan ibadah haji, jelas Suryani, diketahui jika jamaah haji atas nama Kholil Hasyim berangkat ke tanah suci dengan tidak sendirian lantaran didampingi anggota keluarganya.
Diketahui, anggota keluarga Kholil Hasyim yang ikut menjalankan ibadah haji tahun ini yakni istrinya sendiri.
Dikarenakan Kholil Hasyim meninggal dunia saat sudah berada di tanah suci, maka nantinya pemerintah RI akan melakukan badal haji terhadap Kholil Hasyim.
Selain itu, nantinya pihak keluarga korban akan mendapat santunan setelah surat keterangan kematian (SKK) nya terbit dari pemerintah Arab Saudi.
“Nanti kalau SKK dari pemerintah Arab Saudi sudah terbit, kami akan membantu proses pencairan santunan kematian untuk keluarga korban yang ditinggalkan,” pungkasnya.
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Gimo Hadiwibowo



















