Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Calon Wakil Presiden (Cawapres) Mahfud MD bersafari ke Trenggalek di hari kelima masa kampanye Pilpres 2024, Sabtu (2/12).
Pasangan Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo itu bertemu dengan sejumlah tokoh ulama wilayah Mataraman di Pondok Pesantren Sulaiman Desa Sukorejo Kecamatan Gandusari.
Mahfud MD bertemu dengan sejumlah kiai dari berbagai daerah, seperti Kh Mahin Toha dari Ponpes Lirboyo, Kh Dliya’uddin Zamzami Ponpes Mantenan Blitar, Kh Yunus Ponpes Slemanan Blitar, Kh Musyaroh Usman Ponpes Sulaiman Trenggalek.
Kemudian Kh Arsyad Bushoiri, Ponpes Trenceng Tulungagung, Kh Ardani dari Blitar, dan Kh Ngadiyin Anwar Ponpes Sulaiman Madiun.
Dalam kegiatan silaturahim dan deklarasi dukungan kepada Capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD juga dihadiri oleh para relawan peserta Pilpres nomor urut 3 tersebut.
Dalam kesempatan itu, Mahfud berpesan kepada masyarakat untuk memberikan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani. Pemilu itu rangkaian yang harus dilalui untuk merawat demokrasi dan kesatuan Indonesia sehingga dia meminta masyarakat untuk menyikapinya dengan bijak.
“Saya berharap masyarakat tetap rukun untuk menjaga kesatuan Indonesia. Silakan dinilai dengan objektif dan benar, kalau cocok silakan pilih, jika tidak cocok tidak usah dipilih. Saya tidak akan menyarankan atau menyuruh saudara untuk memilih siapa, saudara nilai saja semua calonnya,” kata Mahfud saat dikonfirmasi awak media di Ponpes Sulaiman Trenggalek.
Penilaian yang dimaksud melalui rekam jejak hingga reputasi dari setiap kandidat Capres-cawapres. Dengan kata lain, masyarakat bisa memilah sesuai dengan hati nurani dan sesuai dengan harapan yang diinginkan.
Dalam kesempatan itu dia juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak takut jika mendapatkan tekanan atau intervensi dalam bentuk apapun dalam menyalurkan hak suaranya.
“Dalam memilih pemilih harus sesuai dengan apa kata hati terlebih harus bisa mewakili, seperti yang diajarkan dalam Fiqih Politik,” pungkasnya.
Reporter : Angga Prasetya
Editor :



















