Jombang, SEJAHTERA.CO – Kecelakaan yang melibatkan mobil sport mewah Lamborghini di ruas Tol Jombang–Mojokerto pada Jumat (2/5/2025) menyita perhatian publik.
Mobil Lamborghini bernopol D 1675 QGK yang melaju kencang dari arah Surabaya menuju Yogyakarta itu ternyata milik Gabriel Rey, crazy rich asal Surabaya sekaligus CEO dan pendiri platform kripto TRIV.
Dalam insiden yang terjadi di KM 697 Desa Warudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang itu, Lamborghini menabrak bagian belakang mobil Suzuki S-Presso bernopol W 1258 SS milik pelaku UMKM bernama Thalia.
Usai tabrakan, mobil mewah asal Italia itu oleng, menabrak pembatas jalan, dan berhenti melintang di lajur lambat. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Baca Juga :Preman Kampung di Blitar Berulah, Anak Angkat Dianiaya dan Dicabuli
Tak lama setelah kejadian, Gabriel Rey langsung mengambil langkah tanggung jawab. Melalui akun TikTok-nya @gabrielrey99, ia mengunggah video berjudul “Beliin Mbak Thalia Mobil Baru” pada Selasa (6/5/2025).
Dalam video berdurasi satu menit itu, Gabriel memperlihatkan penyerahan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebagai bentuk permintaan maaf.
“Karena spare part-nya harus inden sampai sebulan, saya rasa terlalu lama. Sebagai sesama pelaku usaha dari nol, saya paham kondisinya. Jadi saya putuskan beliin mobil baru,” ujarnya.
Tak hanya kendaraan, Gabriel juga menanggung biaya kesehatan, memberi pendampingan psikologis, serta mengganti barang dagangan Thalia yang rusak.
Di akhir video, ia bahkan mempromosikan bisnis cilok milik Thalia. “Kalau mau beli cilok, hanya di jastip Thalia, bungkus,” ucapnya sambil tersenyum.
Baca Juga :Ini Alasan Presiden Prabowo Subianto bakal Bangun 100 Sekolah Berasrama Setiap Tahun
Sebelumnya, sebuah kecelakaan melibatkan mobil sport Lamborghini terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto, tepatnya di KM 697 wilayah Desa Warudakon, Kecamatan Kesamben, Jombang, pada Jumat (2/5/2025) sekitar pukul 10.10 WIB.
Mobil Lamborghini bernopol D 1675 QGK yang melaju kencang dari arah Surabaya menuju Yogyakarta menabrak bagian belakang mobil Suzuki S-Presso (sebelumnya disebutkan Suzuki Ignis) bernopol W 1258 SS yang berada di depannya.
Usai tabrakan, mobil sport buatan Itali seharga miliaran rupiah itu oleng ke kiri, menabrak guardrail atau pembatas jalan, dan berhenti melintang di lajur lambat.



















