Cegah Kekerasan di Sekolah, Polres Blitar dan Mahasiswa UMM Sosialisasi Anti-Bullying di SMPN 1 Garum

Cegah Kekerasan di Sekolah, Polres Blitar dan Mahasiswa UMM Sosialisasi Anti-Bullying di SMPN 1 Garum
Sosialisasi anti perundungan yang digelar di SMPN 1 Garum. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan upaya pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah, Polres Blitar melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menggandeng mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar kegiatan sosialisasi anti-bullying di SMP Negeri 1 Garum, Kabupaten Blitar, Selasa (5/8/2025).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai dampak negatif dari tindakan perundungan (bullying)—baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial, serta membekali mereka dengan etika berlalu lintas yang baik dan benar.

Dalam sosialisasi tersebut, para siswa diberikan materi tentang jenis-jenis bullying, konsekuensi hukum bagi pelaku, pentingnya saling menghormati, menjaga pertemanan di lingkungan sekolah, serta tata cara berkendara dengan aman di jalan raya.

Read More

Baca Juga :Realisasi PAD Sektor Pasar Tulungagung Tembus 54 Persen di Semester Pertama 2025

Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Blitar, Bripka Dewa Made, menegaskan bahwa bullying merupakan tindakan yang tidak bisa dibenarkan secara hukum dan harus dicegah sejak dini.

“Kami mengajak para siswa untuk berani melapor jika menjadi korban atau mengetahui adanya tindakan perundungan. Selain itu, mereka juga perlu tahu cara berlalu lintas yang benar,” ujar Bripka Dewa Made.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala SMPN 1 Garum menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Blitar dan mahasiswa UMM dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas kekerasan.

Baca Juga :Bus Damri Trayek Ponorogo–Tulungagung Kembali Beroperasi Mulai Agustus 2025

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga sikap, menjunjung nilai kebersamaan, dan memahami aturan berlalu lintas yang tertib sejak dini.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *