Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo memprediksi kembali mendapatkan dana segar yang akan masuk ke kas daerah (Kasda) pada akhir tahun ini. Dana tersebut diperoleh dari hasil lelang kendaraan dinas yang sudah usang atau bobrok.
Kepala BPKAD Kabupaten Ponorogo, Sumarno mengatakan, kendaraan yang akan dilelang tersebut mayoritas berusia di atas 7 tahun. Kendaraan tersebut banyak yang sudah tidak digunakan untuk kegiatan operasional di organisasi perangkat daerah (OPD).
“Akhir November ini mungkin sudah masuk lelang” ungkap Sumarno, kepada wartawan.
Dari hasil lelang kendaraan pelat merah tersebut, nilai yang ditaksir masuk ke Kasda mencapai Rp 2 Miliar. Pun, setiap OPD sudah melakukan inventarisir kendaraan mana saja yang sudah tidak memiliki masa ekonomis alias bobrok.
“Yang dilelang itu, kendaraan yang masa ekonomisnya sudah tidak ada atau alias bobrok,” paparnya.
Sumarno belum bisa menjawab secara detail berapa jumlah kendaraan yang nantinya bakal dilelang.
Pasalnya, untuk inventarisir kendaraan setiap OPD memerlukan waktu. Namun, diperkirakan akhir November mendatang sudah siap untuk masuk lelang.
“Jumlah pastinya berapa masih dihitung, karena memang untuk kendaraan yang masuk lelang itu jumlahnya tidak sedikit,” paparnya.
Selain itu, proses untuk masuk lelang tergolong cukup lama. Hal ini karena pihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) harus menaksir atau apreisal satu persatu setiap kendaraan.
Sebagai contoh, kendaraan yang banyak dilelang yakni milik Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Ponorogo, di sana banyak sepeda motor yang dulunya digunakan untuk penyuluh di desa-desa.
“Salah satu yang banyak itu milik DPPKB, kendaraan roda duanya banyak yang bobrok dan tersimpan di gudang. Ya target kita November sudah rampung semua,” pungkas Sumarno.
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Dhita Septiadarma



















