Gelar Musorkab, Hakim Rahmadsyah Parnata Ditetapkan sebagai Ketua KONI Kabupaten Kediri Periode 2025-2029

Gelar Musorkab, Hakim Rahmadsyah Parnata Ditetapkan sebagai Ketua KONI Kabupaten Kediri Periode 2025-2029
Hakim Rahmadsyah Parnata saat memberikan sambutan usai ditetapkan Ketua KONI Kabupaten Kediri Periode 2025-2029. (istimewa)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Hakim Rahmadsyah Parnata resmi kembali memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri.

Dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (musorkab) Kediri, Selasa (4/2/2025), pria yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Ketua KONI Kabupaten Kediri itu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KONI Kabupaten Kediri periode 2025-2029.

Usai ditetapkan sebagai Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim mengaku, akan segera fokus pada persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025 yang digelar di wilayah Malang Raya.

Read More

Baca Juga :Ditaklukan Persema Malang 2-1, Persepon Ponorogo Gagal Lolos 8 Besar Dengan Selisih Gol

Dalam waktu dekat, KONI Kabupaten Kediri akan melangsungkan semacam tes parameter hingga ujicoba untuk cabang olahraga unggulan.

“Tidak menutup kemungkinan KONI Kabupaten Kediri akan menghadirkan dan mendatangkan pelatih berstandar. Hal itu untuk mendorong motivasi dari setiap atlet untuk bisa meningkatkan prestasi,” katanya

Hakim menjelaskan, pemusatan latihan kabupaten (puslatkab) sendiri telah dilakukan di masing-masing cabang olahraga dengan pantauan khusus dari KONI Kabupaten Kediri.

Dirinya akan membentuk susunan pengurus dengan tim formatur. Setelah kepengurusan baru terbentuk, ia akan melangsungkan program persiapan atlet untuk Porprov 2025.

Baca Juga :Libas Persepon Ponorogo 2-1, Persema Malang Sapu Bersih Grub LL Laga 16 Besar Liga 4 Jawa Timur

Selain fokus pada Porprov 2025, kepungurusan KONI Kabupaten Kediri yang baru juga berencana menggelar multi event olahraga tingkat Kabupaten Kediri, dimana nantinya kejuaraan tersebut dikhususkan untuk cabang olahraga yang ada di Kabupaten Kediri.

“Kepada seluruh cabor tetap solid. Kita fokuskan untuk berprestasi, tingkatkan prestasi dari atlet-atlet. Begitu juga pelatih-pelatih akan kita perhatikan,” ucapnya.

Sebelumnya pada pertengahan bulan Januari lalu, KONI Kabupaten Kediri telah membentuk tim penjaringan bakal calon ketua.

Masa pendaftaran dibuka mulai tanggal 24 Januari sampai 31 Januari 2025. Selama periode pendaftaran tersebut hanya ada satu nama yang mendaftarkan diri dan memenuhi syarat sebagai bakal calon ketua yakni Hakim Rahmadsyah Parnata.

Baca Juga :Bantuan Stimulan Rumah Terdampak Banjir Cair Februari, Ini Kata Kepala Disperkimtan Kabupaten Blitar

Dalam prosesnya, Hakim mendapatkan dukungan penuh dari 30 cabang olahraga (cabor). Jumlah dukungan yang diberikan melalui surat dukungan masing-masing cabor tersebut, dua kali lipat lebih banyak dari syarat minimal dukungan sebagai bakal calon ketua. Adapun jumlah minimal syarat dukungan adalah 12 cabor.

Dalam kesempatan itu, Hakim menegaskan, KONI Kabupaten Kediri sebagai induk organisasi
dari cabang olahraga yang ada di Kabupaten Kediri harus bisa meningkatkan prestasi serta mengelola manajemen organisasi dengan benar.

“Evaluasi dari kepengurusan yang sebelumnya harus bisa dijadikan sebagai semangat untuk berbenah. Saya berharap dukungan dari rekan-rekan pengurus cabor, kita bisa bersama-sama berprestasi di Porprov 2025 ini,” ungkapnya.

Baca Juga :Kapolres Jombang Memberikan Penghargaan kepada 24 Anggota Berprestasi

Sementara itu Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, melalui Kabag Kesra Kabupaten Kediri Sumarlan menambahkan, Musorkab ini sebagai momen untuk penting bagi dunia olahraga Kabupaten Kediri.

Tidak hanya untuk memilih pemimpin KONI yang baru, tetapi juga untuk merumuskan kebijakan dan strategi untuk meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Kediri.

Setidaknya ada tiga hal yang menjadi fokus perhatian Bupati Kediri terkait dunia olahraga. Pertama terkait strategi pelatihan dan pembinaan atlet yang harus sesuai perkembangan dan kemajuan teknologi serta berkelanjutan.

Kemudian, persiapan kompetisi yang matang karena persiapan merupakan salah satu kunci untuk meraih prestasi pada kejuaraan olahraga.

Baca Juga :Total Kebakaran di Tulungagung Meningkat Selama 2024, Mencapai 103 Kasus

Dan terakhir, adalah regenerasi aktif. Mengingat atlet memiliki masa keemasan tertentu, regenerasi menjadi perhatian serius agar bisa dipetakan mana atlet-atlet yang masih bisa produktif dan bersaing di kejuaraan.

“Musorkab bukan sebagai ajang untuk memilih pimpinan tertinggi di KONI Kabupaten Kediri, tapi sekaligus dapat mengambil langkah-langkah strategis yang nyata dalam pengembangan olahraga yang ada di Kabupaten Kediri,” kata Bupati Kediri.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *