Kediri, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar program Gerakan Pangan Murah bagi masyarakat, khususnya di Kantor Kelurahan Mrican, Rabu (25/10).
Sebelumnya, Gerakan Pangan Murah dilakukan selama tiga hari, mulai 23 Oktober di tiga titik, yaitu Kelurahan Bangsal, Kecamatan Kota, dan Kelurahan Mrican.
Selama tiga hari ini antusiasme masyarakat begitu tinggi. Terlihat di Kelurahan Mrican terpantau pada pukul 07.00 sudah ada warga yang mengantre untuk membeli bahan pangan pokok utamanya gula, minyak, dan beras.
“Kegiatan dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan,” kata Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Kartini.
Pemerintah Kota Kediri berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat tidak akan panik, utamanya terkait kenaikan harga komoditas pangan terutama beras yang belum menunjukkan penurunan.
DKPP menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat untuk merasa aman dan nyaman serta untuk mengkomunikasikan secara tidak langsung kepada masyarakat jika ketersediaan pangan di Kota Kediri ini masih cukup.
Dalam kegiatan ini setiap lokasi diberikan stok beras SPHP sebesar 8 ton, dan selama tiga hari total beras yang diberikan adalah 24 ton.
Selain bekerja sama dengan Bulog, DKPP juga bekerja sama dengan mitra distributor yaitu PG. Pesantren Baru yang memberikan bantuan gula dengan harga terjangkau, dan UD. Subur Mitra Sukses yang menyiapkan bahan pokok beras, minyak, tepung, dan juga santan.
“Masyarakat sangat antusias menyambut kegiatan ini, acara yang kami gelar pertama kali yaitu operasi pasar yang hanya untuk beras kemudian menyambut hari pangan kami menyelenggarakan pasar murah di depan taman makam pahlawan. Dan sampai hari ini kegiatan selalu disambut dengan gembira oleh masyarakat,” jelas Kartini,
Lebih lanjut lagi Kartini menjelaskan, evaluasi kedepannya Pekot Kediri dalam kegiatan stabilisasi harga pangan akan menambah jumlah komoditi yang ditawarkan kepada masyarakat, saat ini hanya ada beras, gula, dan minyak.
Kartini berharap kedepannya bisa menambah komoditi seperti bumbu masak. Ia juga menyebutkan jika ada harga pangan atau komoditi yang melonjak tinggi DKPP akan membantu masyarakat lewat kegiatan serupa.
DKPP berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mencukupi kebutuhan masyarakat terutama dalam hal menjaga ketahanan pangan. Dimana ketahanan pangan adalah tercapainya kebutuhan pangan suatu negara sampai perorangan.
Salah satu warga yang datang pada Gerakan Pangan Murah hari ini, Nur, warga kelurahan Mrican, mengaku sangat senang dengan kegiatan hari ini.
“Saya disini cuma mau beli beras, soalnya kebutuhan pokok dan makanan utama pake beras,” ungkapnya. Ia berharap jika kegiatan seperti ini, utamanya saat bahan pangan melonjak bisa terus dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. (c1).



















