Kediri, SEJAHTERA.CO – Debit sumber air dan sumur warga di Ponggok Mojo sudah naik seiring dengan intensitas hujan yang turun. Karena itu, dalam sepuluh hari terakhir ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri tidak droping air lagi ke Mojo.
Untuk mengatasi kekurangan air yang terjadi berulang setiap musim kemarau tiba, saat ini dilakukan pemasangan pipa air dari sumber mata air di Petungroto ke Ponggok Mojo sudah selesai dikerjakan.
Jarak sumber air di Petungroto ke tandon air di Ponggok Mojo ada sekitar dua kilometer dan ratusan pipa air bantuan dari Dinas Perkim Kabupaten Kediri mulai terpasang.
Stefanus Joko Sukrisno, Kepala BPBD Kabupaten Kediri mengatakan kebutuhan air sangat penting bagi warga. Adanya bantuan pipa air yang sudah tersambung ini sangat membantu warga saat musim kemarau tiba dan tidak kekurangan air.
Joko berharap dengan adanya pipa air ini warga tidak kekurangan air lagi.
“Air yang tersalur melalui pipa ke tandon air Pamsimas di Ponggok ini sudah bisa dinikmati warga. Dari dua tandon ini air tersalur ke rumah rumah warga melalui pipa untuk ketercukupan air bagi warga,” katanya.
Joko berharap sekalipun air sudah tercukupi, namun warga diimbau tetap gunakan air dengan bijak. Demikian juga warga bisa ikut merawat pipa tersebut dari kerusakan.
“Jika ada yang rusak segera koordinasi untuk perbaikan dan air mengalir tetap bisa dinikmati warga,” imbuhnya. (bak)



















