Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama dengan PCGP Ansor Trenggalek menggelar pasar rakyat di Alun-alun Kabupaten Trenggalek mulai tanggal 26 Oktober hingga 4 November 2023. Pasar rakyat selama 10 hari itu digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN).
Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara mengatakan, selain memperingati hari santri, pasar rakyat itu diselenggarakan untuk meningkatkan perputaran perekonomian masyarakat.
Selain sebagai media hiburan dengan berbagai kegiatan, diharapkan disisi lain juga terjadi dampak positif pada perekonomian masyarakat.
“Semoga yang jualan semakin laris dan masyarakat sejahtera,” kata Mas Syah saat membuka kegiatan, Rabu (26/10) malam.
Pasar rakyat dinilai menjadi salah satu langkah efektif untuk meningkatkan geliat perekonomian masyarakat.
Sebab dalam kegiatan itu, berkaca dari beberapa kegiatan serupa yang diselenggarakan sebelumnya terjadi transaksi perekonomian yang cukup besar.
Torehan itulah yang membuat pemerintah daerah kembali menggelar kegiatan serupa.
“Semoga pasar rakyat ini menjadi momentum untuk bisa menambah pendapatan keluarga, karena dibukanya kesempatan UMKM berjualan setiap hari sesuai jadwal yang ditentukan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Mas Syah mengapresiasi inisiatif dari PCGP Ansor Trenggalek. Langkah itu dinilai sejalan dengan ihktiar pemerintah setempat untuk menggeliatkan perekonomian masyarakat.
Salah satunya adalah melalui event-event yang dinilai membuka ruang bagi masyarakat pelaku UMKM untuk meningkatkan sendi perekonomian mereka.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Trenggalek sangat berbahagia, kami bersyukur karena pasar rakyat ini membuktikan geliat perekonomian yang ada di Trenggalek benar-benar jalan,” pungkasnya.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















