Harga Bawang Merah Tembus Rp 42.000,- Perkilogram, Ini Kata Pedagang Pasar Legi Blitar

Blitar, SEJAHTERA.CO –  Harga bumbu dapur jenis bawang merah atau brambang bikin para emak-emak cemberut. Pasalnya, kenaikan pun tak tanggung-tanggung, seminggu naik Rp 20 ribu.

 

Pantauan Koran Memo di sejumlah pasar di Kota Blitar, harga per kilogram tanaman berwarna merah itu Rp 42 ribu untuk kualitas bagus. Harga itu naik dibanding sebelum Lebaran atau pas Ramadan. Untuk 1 kilogram masih di angka Rp 22 ribu.

Read More

“Pokoknya kenaikan paling ekstrem itu sesudah Lebaran. Saat ini di tingkat pedagang di pasar Rp 42 ribu. Di pelosok atau pedagang kelontong bisa sampai Rp 60 ribu,” kata Irwan Rohadi, pedagang di Pasar Legi,  Senin (22/4).

 

Dia mengatakan naiknya harga disebabkan karena beberapa hal. Salah satunya tingginya permintaan konsumen. Sementara stok di tingkat petani juga minim. Hal itu diperparah dengan banyaknya fenomena petani yang gagal panen.

“Pemicunya katanya petani diguyur hujan deras. Banyak tanaman yang terlalu lama terendam di sawah. Akhirnya gagal panen,” kata pria kelahiran 45 tahun silam ini.

 

Selama ini, dirinya dan pedagang di Pasar Legi mendapat pasokan bawang merah dari petani di Blitar. Namun ada pula yang mendapat pasokan dari Sulawesi. Pasca kenaikan harga, dalam sehari rata-rata bisa menjual tiga karung atau dua kuintal bawang siap konsumsi. Itu tak jauh beda dengan hari-hari biasanya.

“Meski mahal, tetap dibeli. Hanya saja ada yang membeli bawang merah kualitasnya di bawah grade A,” kata pedagang asal Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar ini.

Reporter : Abdul Aziz Wahyudi

Editor : Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *