Madiun, SEJAHTERA.CO – Di awal tahun baru 2024, harga cabai di Kabupaten Madiun tergolong cukup mahal. Di Pasar Caruban Kabupaten Madiun terjadi kenaikan harga cabai di sejumlah pedagang, Selasa (2/1/2023).
Pariyah (63) salah satu pedagang di pasar Caruban mengatakan, untuk saat ini cabai rawit harganya mencapai Rp 78.000 perkilogram, padahal sebelumnya di angka Rp 62.000 sampai Rp 64.000 perkilogram.
“Penyebabnya yakni karena permintaan selama libur natal dan tahun baru, begitu banyak makanya naik,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menambahkan kenaikan harga cabai ini sudah berjalan sekitar 2 hari. “Sudah pasar sepi, harga cabai naik,” keluhnya.
Adapun beberapa harga cabai yang naik adalah Cabai Merah Besar harganya Rp 55.000 perkilogram, Cabai Hijau Besar naik dari Rp 35.000 jadi Rp 40.000 perkilogram, Cabai Keriting Rp 46.000 perkilogram, dan Cabai Hijau Kecil Rp 40.000 perkilogram.
“Biasanya 2 sampai 3 hari habis, sekarang imbas dari naiknya harga tersebut pasar sepi,” ungkapnya.
Sementara itu Pedagang Cabai lainnya Lastriani (50) menuturkan, harga Cabai Merah menyentuh angka Rp 80.000 per kilogram. Padahal kemarin hanya Rp 50.000 sampai Rp 60.000.
“Pasar sepi, ini cuma habis in stok kemarin, harapannya semoga harga segera turun dan pasar bisa rame seperti sedia kala,” tandasnya.
Senada dengan hal tersebut Yatmi (60) salah satu pembeli mengatakan keberatan dengan naiknya harga tersebut.
“Salah satu cara mengatasi ya dengan menggunakan cabai seminim mungkin, karena uangnya harus dibagi dengan belanja lainnya,” pungkasnya.
Reporter:Rio/Andik



















