Blitar, SEJAHTERA. CO – Tak kalah dengan partai lain, PKB Kota Blitar juga membuka pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Blitar.
Partai berlambang bola dunia dan sembilan bintang ini sudah diincar sejumlah tokoh untuk mendapatkan rekomendasi.
Berdasarkan data di desk pilkada DPC PKB Kota Blitar ada empat tokoh yang bakal mengambil formulir pendaftaran. Di antaranya Bambang Riyanto mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Mohammad Tobroni pengusaha asal Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo yang juga anggota DPRD Kota Blitar dan Mohammad Hardi Husodo pengusaha asal Kota Blitar.
“Nama-nama yang sudah masuk daftar di desk pilkada sebagai calon kepala daerah. Selanjutnya tinggal menunggu pelaksanaannya daftar,” kata Ketua DPC PKB Kota Blitar Yasin Hermanto, Senin (6/5).
Dia mengatakan selain empat nama yang masuk daftar desk pilkada, ada pula yang langsung daftar. Itu yakni Mohammad Ichwan, kader PKB yang juga akademisi dari Unisba Blitar.
Zainul daftar langsung ke Kantor DPC PKB dan diterima sejumlah pengurus partai. Usai mengutarakan niat, menerima formulir pendaftaran.
“Iya saya mendaftar pada hari pertama pembukaan. Mudah-mudahan lancar,” kata Zainul.
Dia mengatakan niat macung demi memajukan Kota Blitar. Selama ini potensi banyak yang belum tergarap. Di antaranya pariwisata. Jika digarap maksimal bukan tak mungkin mendatangkan pundi pendapatan asli daerah.
“Dan ini perlu kebijakan maksimal. Sektor pariwisata layak dikembangkan,” katanya.
Sesuai dengan jadwal pendaftaran bakal calon wakil walikota dari PKB dibuka dua sesi. Sesi pertama pada 6 hingga 17 Mei sementara gelombang atau sesi kedua pada 11 hingga 17 Mei. Pendaftar bisa berasal dari internal partai dan non internal.
Saat ini PKB merupakan partai nomor dua peraih kursi terbanyak di Kota Blitar. Raihan kursi pada coblosan Februari lalu, sebanyak 5 kursi dari total 25 kursi di DPRD Kota Blitar. Peringkat pertama peraih kursi terbanyak PDIP dengan 8 kursi. PKB dan PDIP adalah partai yang bisa mengusung calon sendiri. Aturan menyebutkan minimal meraih 5 kursi untuk macung pilwali.
Reporter. : Abdul Aziz Wahyudi
Editor. : Gimo Hadiwibowo



















