Insiden Balon Udara, Sugiri Sancoko Bupati Ponorogo: Kesenangan Sesaat, Taruhannya Nyawa

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Empat hari terakhir Ponorogo diguncang dengan peristiwa meledaknya balon udara di Desa Muneng Kecamatan Balong dan petasan di Desa Blembem Kecamatan Jambon.

 

Bahkan dalam peristiwa yang terjadi di Desa Muneng menyebabkan satu orang atas nama Ilham Nugroho meninggal dunia setelah mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.

Read More

Polres Ponorogo pun sudah menangani kedua kasus tersebut, bahkan sudah ada tersangka dalam peristiwa itu.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko merasa prihatin dengan kondisi yang masih terjadi ditengah tengah masyarakat. Padahal, banyak efek negatif yang ditimbulkan dari kegiatan menerbangkan balon udara.

 

“Aparat sudah melarang, berarti memang tidak boleh dan berbahaya. Undang undang juga melarang berarti juga tidak boleh,” ungkap Sugiri Sancoko kepada koranmemo.com, Jumat (17/5/2024).

Kang Giri, sapaan Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Ponorogo untuk tidak lagi menerbangkan balon udara maupun membuat atau menyalakan petasan.

 

“Sudah, tidak boleh jangan lagi ada seperti ini lagi,” tegasnya.

Dirinya menghimbau kepada para orang tua untuk selalu menjaga putra putrinya, kepala desa juga mengawasi setiap warganya dan tokoh agama maupun tokoh masyarakat wajib memberikan nasihat kepada setiap orang.

 

“Tapi kok ya masih ada fren. Maka ayo kita merenung bersama-sama. Semua pihak harus sadar. Karena bahanya luar bisa, sampai menimbulkan korban nyawa. Jangan hanya kesenangan sesaat tapi taruhannya nyawa,” pungkas Sugiri Sancoko.

Reporter : Sony Dwi Prastyo

Editor : Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *