Lamongan, SEJAHTERA.CO – Dalam upaya menjaga keselamatan dan keandalan operasional perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melaksanakan pekerjaan perawatan jalur rel.
Perawatan itu di perlintasan sebidang JPL 325 KM 189+3/4 jalur hulu petak jalan antara Stasiun Lamongan dan Stasiun Duduk, yang berada di Jalan Raya Gresik – Babat, Kabupaten Lamongan.
Pekerjaan perawatan tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 1 hingga 5 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemeliharaan infrastruktur rutin yang dilakukan KAI guna memastikan kondisi jalur rel tetap optimal dan mampu mendukung perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, serta tepat waktu.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa perlintasan sebidang menjadi salah satu titik dengan tingkat beban dinamis yang tinggi karena dilalui secara bersamaan oleh perjalanan kereta api dan kendaraan pengguna jalan.
“Perawatan berkala diperlukan untuk menjaga kualitas konstruksi jalur rel sekaligus meningkatkan keselamatan di area perlintasan,” ujar Mahendro, Selasa (2/6/2026).
Baca Juga :Direktur RSUD Jombang Bantah Dugaan Malpraktik di Rumah Sakit
Dalam pelaksanaannya, pekerjaan meliputi pelepasan blok rel eksisting, pengurasan atau penggantian material balas yang kualitasnya telah menurun, penggantian bantalan rel.
Selanjutnya, pemadatan jalur menggunakan peralatan khusus, pemasangan kembali blok rel, hingga pengelasan rel guna memastikan kekuatan dan kestabilan jalur sesuai standar teknis perkeretaapian.
Pada hari pertama pelaksanaan, Senin (1/6/2026), petugas melakukan persiapan area kerja. Selanjutnya pada malam hari dilakukan pelepasan blok rel dan pemasangan sak balas untuk menutup area bekas blok rel yang telah dilepas.
Langkah ini dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan yang melintas selama proses pekerjaan berlangsung.
Menurut Mahendro, perawatan jalur rel tidak hanya bertujuan mempertahankan kondisi infrastruktur yang ada, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan operasional di masa mendatang.
Dengan kondisi jalur yang terawat, perjalanan kereta api diharapkan semakin andal dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Baca Juga :Penutupan Jembatan Kaliombo 7 Bulan, Satlantas Kediri Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
“KAI Daop 8 Surabaya menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional maupun pemeliharaan infrastruktur. Karena itu seluruh pekerjaan dilaksanakan oleh petugas yang kompeten dan berpengalaman dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja serta menjaga kelancaran perjalanan kereta api yang melintas,” jelasnya.
Sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut, KAI Daop 8 Surabaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi terganggunya kenyamanan pengguna jalan selama proses perawatan berlangsung.
Meski demikian, KAI berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal dengan meminimalkan dampak terhadap arus lalu lintas.
Selama masa pekerjaan berlangsung, pengguna jalan diimbau untuk menyesuaikan kecepatan kendaraan saat melintasi JPL 325 Lamongan. Kondisi permukaan jalan di sekitar area pekerjaan kemungkinan mengalami perubahan sementara sesuai tahapan perawatan yang sedang dilakukan.
Baca Juga :Wujudkan Swasembada Pangan Aman, Polres Blitar Patroli dan Edukasi ke Petani
“Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan JPL 325 Lamongan selama masa pekerjaan berlangsung. Kurangi kecepatan kendaraan, patuhi rambu-rambu yang telah dipasang, serta ikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” pungkas Mahendro.



















