Blitar, SEJAHTERA.CO – Berdirinya Bandara Internasional Dhoho Kediri membuka peluang soal transportasi. Kota Blitar pun bakal mengusulkan adanya transportasi ke jurusan bandara.
Hal itu diungkapkan Kepala Terminal Tipe A Patria Blitar, Verie Sugiharto. Dia mengakui ada rencana usulan soal transportasi yang berangkat dari terminal di Kota Blitar menuju Bandara Internasional Dhoho Kediri.
“Iya nanti akan diusulkan. Karena berdirinya bandara setidaknya juga menjadi peluang terbukanya trayek transportasi,” katanya, Minggu (10/12).
Dia mengatakan trayek bus yang diusulkan yakni armada yang dikelola pemerintah. Yakni bus Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (Damri). Usulan itu akan disampaikan langsung ke dinas perhubungan atau dishub Provinsi Jawa Timur. “Jenis busnya bus Damri,” katanya.
Pria ramah ini menambahkan, usulan itu nantinya bakal ditelaah lebih lanjut. Yang perlu dibahas adalah soal rute. Harapannya bus Damri nanti tidak bersinggungan langsung dengan rute Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
“Ini penting karena saat ini juga sudah ada PO yang mengoperasikan bus dari Blitar menuju Kediri dan Nganjuk,” katanya.
Dia menjelaskan lagi, nantinya jika disetujui, rute yang dilalui bus Damri itu bakal melewati Srengat, Udanawu dan masuk ke Kabupaten Kediri. Yakni melewati Sambi, Kandat, Terminal Kediri dan bablas Bandara International Dhoho.
“Untuk kejelasannya kami masih menunggu keputusan akhir dari Dishub Provinsi Jawa Timur,” katanya.
Nah dengan adanya bus Damri itu nantinya bakal menjadi peluang transportasi dan memudahkan penumpang Blitar yang ingin berangkat langsung ke Bandara tanpa turun atau oper bus. Sehingga penumpang tak perlu susah mencari bus. (ziz)



















