Kampung Keren Dermo Punya Kekuatan Tersendiri, Wali Kota Kediri: Jangan Disamakan Dengan Kampung Lainnya

Kampung Keren Dermo Punya Kekuatan Tersendiri, Wali Kota Kediri: Jangan Disamakan Dengan Kampung Lainnya

Kediri, SEJAHTERA.CO – Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar me-launching Kampung Keren Wisata Batik Dermo, Senin (16/10). Launching dilaksanakan di Digital Park Griya Intan Asri Kelurahan Dermo.

“Hari ini launching Kampung Keren Wisata Batik Dermo. Kampung Keren yang ada di Dermo ini memang keren banget,” ujar Wali Kota Kediri.

Menurutnya, Dermo merupakan tempat yang strategis untuk dijadikan kampung keren. Meski demikian juga perlu diingat, kampung keren membutuhkan konsistensi dan tidak bisa disamakan dengan kampung lain.

Read More

“Dermo ini punya kekuatan tersendiri, kekuatan itu yang harus digali terus supaya lebih kuat lagi. Produknya juga sudah keren-keren sekali,” ungkapnya.

Dia juga mengingatkan lurah dan camat setempat, produk yang ada di Dermo ini sudah keren. Maka yang perlu didorong adalah hal lainnya, seperti bagaimana kampung keren ini berjalan, apalagi sebentar lagi bandara Kediri juga dibuka.

Semua pihak harus bisa menangkap peluang yang mucul dari dibukanya bandara ini. Diprediksi ke depan ada banyak wisatawan yang datang ke Dermo untuk membeli batik.

Namun hal lain juga harus dipikirkan serta dipersiapkan sehingga wisatawan tidak perlu jauh-jauh ketika butuh sesuatu lainnya.

Pada launching Kampung Keren di Kelurahan Dermo ini juga terdapat mahasiswa program studi Manajemen Universitas Nusantara PGRI Kediri yang sedang menjalankan program pengayaan dari kampusnya.

Program ini dijalankan dengan datang langsung ke Kampung Keren Dermo untuk pengamatan bagaimana implementasi matematika ekonomi untuk pengembangan kampung keren.

Sebelum launching Kampung Keren di Kelurahan Dermo, ada penampilan fashion show menggunakan kain batik Dermo oleh para mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Setelah prosesi launching yang ditandai dengan pemotongan pita, Wali Kota Kediri mengunjungi stand UMKM Kelurahan Dermo, dan stand edukasi yaitu edukasi tanaman, edukasi batik dan edukasi wayang.

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *