Kediri, SEJAHTERA.CO – Kemarau panjang dan cuaca panas ekstrem berkah bagi petani cabai, karena harga di sawah saat ini tembus Rp 64.000 per kilogramnya. Kenaikan ini berbeda dengan minggu lalu yang hanya Rp 17.000 perkilogram.
Rini Sumartini (50), petani cabai di Ringinrejo mengaku senang karena harga cabai minggu ini naik. Minggu ini merupakan minggu ke dua harga cabai posisi harga tinggi.
“Biasanya tiga minggu jelang natal dan tahun baru harga cabai bau naik diikuti harga sembako lainya. Tapi Oktober akhir sudah naik. Semoga minggu depan harganya semakin tinggi. Ini biar impas dengan kerja keras selama kemarau ini,” katanya.
Ditambahkan Rini, empat bulan sebelumnya Rini juga menanam cabai dan harga kurang maksimal. Namun saat ini di lahan 300 ru dan panenan harganya baik. Sekali petik bisa 90 kilogram dan seminggu bisa tiga kali panenan. Selama musim kemarau tanaman cabainya dalam pengawasan ekstra.
“Untuk menghindari virus kuning pada daun dan petek pada cabai, sejak awal tanam memang butuh perhatian lebih dari segi proses tanam, pengairan, pemupukan dan penyiangan,” imbuhnya. (bak)



















