Transaksi Non Tunai Digemari, Pemerintah Dorong Penggunaan KKP

Transaksi Non Tunai Digemari, Pemerintah Dorong Penggunaan KKP

Kediri, SEJAHTERA.CO – Perkembangan di era globalisasi tidak bisa dihindari dan banyak bidang yang ikut berkembang menjadikan semua kegiatan semakin mudah terutamanya dalam perekonomian.

Plt Kepala KPPN Kediri, Kusumaningtyas menyampaikan, terjadi peningkatan penggunaan pembayaran non tunai oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan pada konferensi pers bersama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kediri Raya di Aula Gedung KPPN Kota Kediri, Senin (30/10).

Read More

“Dari waktu ke waktu memang ada peningkatan, dalam data di September ini mengalami kenaikan dari bulan Agustus lalu. Tapi jika dilihat secara tahunan, memang ada peningkatan,” jelas Kusumaningtyas saat konferensi pers di Aula Gedung KPPN Kota Kediri.

Peningkatan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) ini tidak hanya mempermudah namun juga membantu pemerintah karena tidak perlu menyediakan uang tunai sebelum melakukan transaksi.

Selain itu dari sisi perekonomian, KKP adalah hal yang bagus karena meskipun tidak berwujud tunai namun sudah bisa menggerakkan perekonomian.

Kepala Seksi Bank KPPN Kediri, Yudi S menjelaskan, KKP ini adalah program pemerintah dalam rangka mengurangi uang yang beredar. Dengan adanya KKP ini ketika para satuan kerja melakukan transaksi dengan kartu kredit, uang dari pemerintah yang seharusnya dibayar akan dibayar bulan depan, sehingga uang yang ada bisa digunakan untuk hal-hal yang lain.

“Di Kota Kediri sendiri ini masih toko-toko besar yang bisa menggunakan pembayaran non tunai ini karena tidak semua toko punya alat geseknya. Terutama di daerah kota, kalau di desa masih minim.” jelas Yudi,

Program ini sebenarnya sudah diwajibkan, melihat perbandingan uang ketersediaan yang diberikan kepada satuan kerja memiliki proporsi perbandingan uang tunai dengan KKP sebesar 60:40. Jika pembayaran non tunai ini memiliki perkembangan yang baik, Yudi mengaku akan ada penyesuaian proporsi antara KKP dengan tunai menjadi 60:40.

Di Kota Kediri ini sendiri baru setengah dari satuan kerja yang menggunakan pembayaran non tunai karena tidak semua toko, merchant, serta penyedia barang dan jasa memiliki alat gesek untuk pembayaran menggunakan kartu kredit.

Oleh karena itu KPPN Kediri mendorong pihak bank untuk bekerja sama dengan lebih banyak merchant atau toko agar pembelian yang dilakukan oleh satuan kerja menggunakan kartu kredit.

“Untuk memperluas penggunaannya kami selalu berkoordinasi dengan Perbankan agar perbankan memperluas pasar mereka. Agar toko atau penyedia jasa dan barang bekerja sama dengan Perbankan untuk pembayaran cashless ini,” pungkas Yudi.

Editor: Dhita Septiadarma

Reporter: Dhea Safira

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *