Kemenag Kabupaten Ponorogo Dapat 519 Kuota Haji, 400 Siap Berangkat 24 Pilih Mundur

Kemenag Kabupaten Ponorogo Dapat 519 Kuota Haji, 400 Siap Berangkat 24 Pilih Mundur
Para jamaah haji saat mengumpulkan koper sebelum keberangkatan pada musim haji tahun lalu.

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo tahun ini mendapatkan jatah kuota sebanyak 519 calon jamaah haji (CJH). Jumlah tersebut terdiri dari 373 CJH sesuai daftar tunggu, 126 porsi jatah CJH cadangan dan 20 merupakan jemaah prioritas lansia.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Ponorogo, Marjuni mengatakan, dari total 519 kuota haji, berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan petugas, tercatat ada 24 CJH yang menyatakan tidak berangkat ke tanah suci.

Dengan demikian, diperkirakan ada 495 CJH yang akan berangkat dan melakukan tahap pelunasan.

Read More

Baca Juga :Sah, MK Tolak Gugatan Sengketa Pilkada Ponorogo, ini Tanggapan Sugiri Sancoko

“Dari 519 jatah kuota dari pusat ada 24 orang yang menyatakan mengundurkan diri. Jadi ada 495, tapi itu masih data bergerak, mana kala ini nanti diputuskan oleh pihak rumah sakit, ternyata tidak istitha’ah dari sisi kesehatan otomatis akan mengurangi kuota itu,” ungkap Marjuni, Selasa (4/2/2025).

Dia menambahkan, dari sisa kuota sebanyak 495 yang akan berangkat tahun ini, ada sekitar 400-an yang diklaim ‘lampu hijau’ atau tanpa terkendala dari sisi kesehatan. Pun, ratusan tersebut sudah mengurus paspor untuk keberangkatan.

“Saya kira dari 495 itu ada 400-an yang sudah hijau, atau siap berangkat. Jadi ketentuannya itu isthita’ah dulu, baru pelunasan,” tambahnya.

Baca Juga :Disdagprin Pastikan Pasar Ngadiluwih Akhir Tahun Selesai Dibangun

Marjuni menambahkan, jika dibandingkan dengan tahun lalu kuota haji Kabupaten Ponorogo berjumlah 637 CJH. Hal tersebut dikarenakan pada tahun lalu banyak yang berhak mengusulkan penggabungan mahram, dan pendamping lansia, di samping itu juga menerima mutasi atau keberangkatan dari kabupaten/kota lain.

“Tahun ini ada 500-an, tahun lalu sebenarnya sama 500 CJH tapi karena ada penggabungan mahram dan pendamping ditambah kuota dari kota lainya makanya bertambah. Kalau kuota awal saya kira, hamper sama seperti tahun ini,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *