Koi Show di Simpang Lima Gumul Diikuti 1.460 Peserta, Wakil Kabupaten Kediri Meraih Gelar “Most Breeder APKI”

Koi Show di Simpang Lima Gumul Diikuti 1.460 Peserta, Wakil Kabupaten Kediri Meraih Gelar “Most Breeder APKI”

Kediri, SEJAHTERA.CO – Pameran atau Kediri Koi Show 2024 digelar Hall Convention Center (HCC) Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri selama tiga hari.

Kediri Koi Show di SLG Kabupaten Kediri ini diikuti sebanyak 1.460 ikan dari berbagai daerah dan berbagai corak serta keindahannya.

Dengan banyaknya peserta, yaitu 1.460 ikan, wakil Kabupaten Kediri mendapat gelar atau predikat “Most Breeder APKI”.

Read More

Sekadar diketahui, APKI adalah Asosiasi Penggemar Koi Indonesia. Sementara penyelenggaraan Kediri Koi Show di SLG Kabupaten Kediri berlangsung pada Jumat (21/6) hingga( 23/6) 2024.

Nur Hafid, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri mengatakan, tujuan diselenggarakan Kediri Koi Show ini untuk mempromosikan dan mendorong pengembangan industri koi di Kabupaten Kediri.

Dari Kediri Koi Show diharapkan tingkat kesejahteraan pada pembudidaya ikan, utamanya koi dapat meningkat dari tahun ke tahun.

Pada Kediri Koi Show saat kemarin, kata Nur Hafid, Agung Koi Farm Wates Kediri mendapatkan gelar “Most Breeder APKI” atau farm pencetak ikan koi kelas kontes terbanyak.

Sementara piala bergilir Bupati Kediri dari ajang para penggemar ikan ini diraih oleh Pendawa Koi Sidoarjo.

Bupati Kediri dalam sambutan yang disampaikan Plh Sekda Joko Suwono mengapresiasi kegiatan Kediri Koi show.

Karena ini akan dapat mendorong dan mempromosikan industri ikan koi di Kabupaten Kediri.

Bupati menyampaikan bahwa potensi ikan hias pada tahun ini sebanyak 369.804.790 ekor, dimana Kabupaten Kediri merupakan produsen terbanyak ikan hias di Jawa Timur.

“Dari jumlah tersebut, produksi ikan koi mencapai sebesar 90.170.000 ekor dengan nilai ekonomis sekitar Rp 621 miliar,” jelasnya.

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor: Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *