Kediri, SEJAHTERA.CO – Bertempat di Aula SMK PGRI 2 Kota Kediri, Senin (24/3/2025) pagi, Nurhadi Sekti Mukti, S. Pd, M.H. anggota Komisi IX DPR RI dari fraksi Nasdem berikan sosialisasi program makan bergizi gratis atau MBG bersama mitra dengan tema mewujudkan gizi berkualitas untuk generasi sehat Indonesia.
Hadir di kegiatan ini Kolonel Andi Charman Kartika dari tenaga ahli sekretaris Deputi Promosi Gizi dan Kerja Sama, Badan Gizi Nasional (BGN), Khusnul Arif S. Sos Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur.
Hadir pula Dr. Atruf Ketua YPLP PGRI Kota Kediri, Yuni Ulfa SKM perwakilan Dinas Kesehatan Kota Kediri, Ulul Mustafirin, S. Pd, M. Pd, Kepala SMK PGRI 2 Kota Kediri.
Baca Juga :Sambut Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025, DPUPKP Kabupaten Ponorogo Masifkan Perbaikan Jalan
Nurhadi menjelaskan sangat penting sosialisasi MBG ini disampaikan karena ke depan menyangkut masa depan anak dan harus mendapatkan ketercukupan gizi memadai untuk anak sekarang demi generasi emas 2045.
Sasaran untuk 10 hingga 20 tahun ke depan dan secara umum kualitas gizi masyarakat akan perkuat tata kelola gizi nasional.
“Ini merupakan dukungan dari asta cita yang digagas di pemerintahan Prabowo hingga perlu keberlanjutan dan setiap orang berhak mendapatkan hak untuk asupan gizi memadai,” ujarnya.
Ditambahkan Nurhadi hingga Juni 2025,anggaran yang disiapkan Rp71 triliun dan total hingga akhir 2025 nilai anggaran yang dikucurkan Rp200 triliun. Untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara nasional hingga Juli ada 5000.
Baca Juga :Istri dan Anak Korban Ledakan Petasan Purwoasri Selamat
Sementara Kolonel Andi Charman Kartika dari tenaga ahli sekretaris Deputi Promosi Gizi dan Kerja Sama, Badan Gizi Nasional (BGN) menjelaskan, pemerintahan Prabowo ini benar-benar ingin memajukan gizi keluarga dan anak sekolah. Karena dengan gizi memadai anak jadi tambah semangat belajarnya.
“Satu dapur layani 3500 penerima manfaat mulai dari pelajar, ibu hamil, stunting dan berlangsung mulai Senin – Jumat, satu kali makan namun nilai gizi tinggi. Untuk satu paket nilai harga Rp15.000,” jelasnya.
Ditambahkan Andi, dalam pelayanan MBG banyak dibutuhkan tenaga dan semaksimal mungkin warga lokal yang dilibatkan. Karena lingkup SPPG berada tidak jauh lingkup sekolah terdekat.
Demikian pula untuk kemitraan pelaku usaha peternak, petani sayur mayur dan pembudi daya ikan.
Baca Juga :Polres Malang Gerebek Produsen Obat Ilegal di Gedangan, Dua Pelaku Ditangkap
“Saya kira perlu mitra kerja yang berlanjut karena dalam pemenuhan gizi perlu bahan pangan yang memadai, selalu ada dan ketersediaan yang terus dibutuhkan,” imbuhnya.



















