Kunjungi Blitar, Gubernur Jawa Timur Terpilih Khofifah Cicipi Blackthorn, Durian Sultan di Kebun Srengat

Kunjungi Blitar, Gubernur Jawa Timur Terpilih Khofifah Cicipi Blackthorn, Durian Sultan di Kebun Srengat
Gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa ketika mencicipi durian premium duri hitam atau blackthorn. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa bertandang ke Blitar. Kunjungan kali ini merupakan kali pertama sejak petahana ini memenangi pemilihan Gubernur Jawa Timur pada 27 November 2024 lalu.

Baca Juga :Kota Santri Jombang Duduki Posisi Kedua di Jatim Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Sasaran kunjungan Khofifah adalah ke kebun durian milik mantan anggota DPRD Jawa Timur, Anna Luthfie di Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Di kebun seluas 1 hektare itu Khofifah menggelar berbagai kegiatan. Mulai ngobrol bareng dengan warga, panen durian atau petik durian hingga menanam bibit durian.

Read More

Tak tanggung-tanggung, durian yang dipetik adalah kualitas premium alias kelas menengah ke atas. Di antaranya durian super tembaga, blackthorn (duri hitam), musang king dan bawor dan lain sebagainya.

Khofifah mengatakan bagi dirinya Anna merupakan sosok yang sudah lama dikenal. Nah, beberapa waktu lalu dirinya dikirimi durian yang katanya enak di antara yang enak.

Baca Juga :7 Tempat Oleh-oleh Khas Kota Wisata Batu, ini Rekomendasinya

“Iya, saya dikirimi durian oleh Mas Anna. Dan saya upload di medsos,” katanya.

Tak disangka, postingan itu mengusik penasaran konsulat jenderal atau duta besar Tiongkok. Dalam kesempatan itu, dubes pun siap untuk impor durian premium.

“Dari konjen juga menanyakan apa betul ada durian musang king dan blackthorn di Jawa Timur. Saya jawab iya, dan durian itu ada di Kabupaten Blitar,” katanya.

Baca Juga :Pasutri di Tetapkan Jadi Tersangka Kasus Keracunan Satu Keluarga di Ngancar, Ini Kata Kasat Reskrim Polres Kediri

Dia mengatakan durian yang ditanam Anna merupakan durian buruan para pecinta durian. Utamanya musang king dan blackthorn. Kedua durian ini pangsa pasarnya luar negeri. Pihaknya yakin jika dikembangkan dengan maksimal, bakal mendatangkan keuntungan.

Contohnya dengan lahan 1 hektare jumlah pohon jika panen bisa tembus Rp 2 miliar dalam waktu lima tahun. Blackthorn misalnya, harganya per kilogram saja tembus Rp 400 ribu lebih. Banyak yang menyebut durian ini adalah durian para sultan.

“Rasanya juga beda, legit-legit manis. Warna buahnya kuning. Makanya harganya mahal. Ciri-cirinya ada bintangnya,” katanya.

Baca Juga :Kecelakaan Tol Pandaan-Malang, Kasat Lantas Polres Malang Panggil Perusahaan Ekspedisi Truk

Dia mengatakan jika dikembangkan dengan maksimal, bukan tidak mungkin menjadi potensi lain di Jawa Timur. Apalagi di Jawa Timur cuacanya mendukung di beberapa daerah.

Di sinilah dibutuhkan influencer bagaimana menanam durian yang baik. Dan Mas Anna sudah mengawali. “Apalagi saya sudah mencicipi dan memang suka durian,” katanya.

Sementara itu, owner Republik Durian Farm, Anna Luthfie pun siap diajak kerja sama dengan pemerintah provinsi dan siap mengembangkan kebun durian premium. Apalagi di Jawa Timur banyak terdapat lahan tidur atau lahan menganggur. “Penanamannya mudah yang penting ada airnya. Dalam kurun waktu empat tahun juga sudah bisa panen,” katanya.

Baca Juga :Puluhan Sopir Bus Pariwisata Ikuti Ramp Chcek dan Tes Urine Demi Keselamatan Wisatawan di Kota Batu

“Kalau di Malaysia bisa, di Blitar juga bisa. Di Malaysia itu durian jadi andalan petani, karena menjanjikan,” tukasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *