Kediri, SEJAHTERA,CO – Sebanyak 176 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Kediri tenaga pendidik 2023 bisa bernafas lega.
Setelah mendapatkan petikan surat keputusan (SK) Pj Walikota Kediri, akhirnya SK formasi PPPK tenaga pendidik diserahkan.
Penyerahan SK formasi PPK dilakukan Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kota Kediri, Achmad Wartjiantono di Aula Ki Hajar Dewantara Diknas Kota Kediri, Selasa (28/5).
Dijelaskan Achmad Wartjiantono , pegawai PPPK formasi tenaga pendidik yang sudah menerima SK, segera menyesuaikan dengan sekolah yang baru,
“Sesuai dengan kurikulum merdeka, diharapkan guru PPPK ikut memajukan sekolah. Jangan sampai ada laporan dari kepala sekolah, ada guru PPPK yang kualitasnya menurun,”ujarnya.
Achmad Wartjiantono menambahkan, pegawai PPPK formasi tenaga pendidik 2023 merupakan angkatan ke 3. Dari 176 pegawai PPPK yang diterima, ada yang berusia tua, diatas 45 tahun.
“Meski sudah tidak muda lagi, jangan ditunjukkan atau mengeluh meski usianya sudah tua. Setelah diangkat menjadi pegawai PPPK harus tetap semangat dalam bekerja,” pesannya.
Mengenai Perjanjian Kerja Pegawai PPPK, diberlakukan selama 5 tahun. Namun akan dilakukan evaluasi setiap tahun untuk menilai kinerja PPPK.
Usai penyerahan SK PPPK, Achmad Wartjiantono menegaskan bahwa PPPK mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan aparatur sipil Negara (ASN).
PPPK dan ASN sama bernaung pada pemerintah, diharapkan untuk terus memacu semangat dan meningkatkan kinerjanya untuk lebih bagus.
“Evaluasi dilakukan setiap tahun, jangan sampai setelah diangkat jadi PPPK kinerjanya menurun,” imbuhnya,
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Anang Kurniawan, dengan rekrutmen dan penjaringan PPPK sebagian besar peserta dari sekolah swasta, setelah diterima dan diangkat PPPK, mereka ditempatkan di sekolah negeri.
“Kepala sekolah ada yang lolos diterima PPPK, akhirnya sekarang menjadi guru. Dia harus mengikuti mekanisme, mengenai sulitnya, jam kerja, jam mengajarnya harus menyesuaikan dan segera pindah di sekolah yang baru, “ tegasnya pada SEJAHTERA.CO
Seorang guru honorer di SMPN 8 Kota Kediri, Meta Sofia (35) mengungkapkan, sebelumnya menjadi honorer di sekolah swasta pada 2011 hingga 2022, awal tahun 2023 jadi honorer di SMPN 8 Kota Kediri.
“Saya sangat bersyukur, karena impian menjadi pegawai ASN/PPPK, penantiannya sudah lama,” ungkapnya.
Reporter : Agus Ely Burhan
Editor: Gimo Hadiwibowo



















