Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Salah seorang pria lanjut usia (Lansia) asal Desa Gondosuli, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung ditemukan tidak bernyawa pada kolam ikan patin miliknya, Senin (2/9/2024). Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui sedang membersihkan rumput di dekat kolam ikannya.
Baca Juga : Hasil Autopsi Dua Anak Dianiaya Ibu dari RS Bhayangkara Kediri Keluar, Ada Belasan Luka di Kepala
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno mengatakan, korban yakni Tambir (72) warga Desa Gondosuli, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung. Awalnya sekitar pukul 08.00 WIB, korban yang tinggal serumah dengan anaknya berpamitan hendak membersihkan rumput di dekat kolam ikan.
Setelah berpamitan, korban kemudian berangkat menuju kolam ikan patin yang berjarak kurang lebih 100 meter. Namun, hingga pukul 11.00 WIB, korban rupanya tidak kunjung kembali ke rumah.
“Korban sejak pagi pergi untuk membersihkan rumput di sekitar kolam ikan patin miliknya. Biasanya sekitar pukul 10.00 WIB sudah pulang, tetapi saat itu korban tidak kunjung pulang,” kata Iptu Mujiatno, Senin (2/9/2024).
Baca Juga :Mobil Box di Jombang Tabrak 4 Sepeda Motor dan Pejalan Kaki Anggota Polri, Begini Kejadiannya
Karena korban tidak kunjung pulang, anaknya kemudian berinisiatif untuk mencari di sekitar kolam ikan patin. Namun, setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), anak korban tidak mendapati keberadaan lansia itu sekitar kolam.
Saksi lalu melihat angkong atau arco yang biasa dibawa korban untuk mengangkut rumput-rumput. Anak korban kemudian mendekat ke kolam dan mendapati ada topi caping yang biasa dipakai lelaki 73 tahun itu mengambang di tengah kolam.
“Saat anak korban tiba di TKP, korban tidak ada, tetapi hanya ada angkong atau arco untuk mengangkut rumput dan caping yang mengambang di tengah kolam,” ungkapnya.
Baca Juga :Dua Bapaslon Cabup Blitar Lolos Tes Kesehatan, ini Tahapan Selanjutnya
Anak korban curiga jika ayahnya tenggelam, bergegas untuk masuk ke dalam kolam ikan. Benar saja, korban ternyata sudah di dalam dasar kolam dengan posisi jongkok dengan tubuh yang sudah kaku (meninggal dunia).
Saksi kemudian mengevakuasi korban dengan meminta pertolongan warga setempat. Warga yang mengetahui kejadian itu segera menolong dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gondang.
“Petugas kami yang tiba di TKP sudah melalukan olah TKP untuk mengungkap penyebab korban meninggal dunia dalam kondisi tercebur di dalam kolam,” jelasnya.
Berdasarkan hasil olah TKP, Mujiatno menyebut, korban diduga mengalami kram otot kaki saat mencari rumput di pinggir kolam ikan patin. Akibat kram tersebut, korban yang berada di tepian kolam kemudian terjatuh ke dan tenggelam di kolam.
Hal itu diperkuat melalui keterangan anaknya yang menyebut jika korban memiliki riwayat penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Kondisi ini yang diduga menyebabkan korban mengalami stroke ringan hingga terdeteksi sebagai kram pada saat petugas melakukan pemeriksaan fisik pada jasad korban.
Baca Juga :Dua Anak Meninggal Diduga Dianiaya Ibunya, ini Penjelasan Kasat Reskrim Polres Kediri Kota
“Kalau dari pemeriksaan fisik korban, diduga korban sudah meninggal dunia tiga jam sebelum ditemukan. Saat ini korban sudah dimakamkan di pemakaman umum setempat,” pungkasnya.



















