Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Kawasan objek wisata di pesisir selatan Kabupaten Trenggalek menjadi atensi pengamanan jajaran kepolisian setempat dalam momentum libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sebab dalam momentum itu diprediksi terjadi lonjakan jumlah pengunjung.
Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno mengatakan, berkaca dari itu pihaknya terus melakukan berbagai langkah mitigasi untuk mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan. Hal itu ia sampaikan saat melakukan pengecekan jalur wisata menuju kawasan wisata pesisir selatan Trenggalek.
“Ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dan pencegahan terhadap berbagai potensi kerawanan yang mungkin timbul saat Nataru nanti. Selain kegiatan keagamaan Natal dan perayaan tahun baru, salah satu konsentrasi kami adalah lokasi wisata,” kata Agus, Rabu (18/12).
Baca Juga :Sebanyak 7 WNA Nakal Ditindak Imigrasi Blitar
Fokus pengamanan pada objek wisata di kawasan Trenggalek selatan itu dilakukan lantaran daerah itu menjadi jujukan wisatawan dalam momentum libur panjang itu. Kondisi itu tentunya bakal berdampak pada tingkat kepadatan mobilitas di jalur selatan menuju kawasan tempat wisata sehingga meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas.
“Oleh sebab itu kita rencanakan dengan matang sejak jauh-jauh hari,” imbuhnya.
Dalam pelaksanaan pengamanan nanti, ia menyebut muncul beberapa rekomendasi berdasarkan koordinasi lintas sektoral yang digelar bersama dinas pariwisata, dinas perhubungan, Posmat TNI-AL hingga pengelola destinasi wisata. Diantaranya adalah lokasi penarikan retribusi hingga pengaturan parkir.
Baca Juga :Forkopimda Kota Blitar Sidak Ketersediaan Sembako Jelang Nataru, Ini Hasilnya
“Lokasi penarikan tiket ditempatkan agak ke dalam untuk mengurangi antrean dan jika dirasa terlalu panjang bisa dilakukan secara manual. Selain itu juga pengaturan parkir kendaraan dengan sistem droop zone,” ujarnya.
Selain potensi antrean yang mengular di pintu masuk area wisata, petugas juga akan mempertebal lapisan pengamanan di titik-titik tertentu yang dinilai rawan macet. Ada dua titik lokasi rawan macet, diantaranya adalah simpang Supit Urang pada Jalur Lintas Selatan dan pintu masuk pantai Simbaronce.
Baca Juga :Debit Air Sungai Meluap, Halaman Sekolah Dasar Ngampel 2 Amblas
“Apabila dibutuhkan kita siapkan rekayasa lalu lintas. Nanti akan kita koordinasikan dengan Polres Tulungagung untuk pemecahan arus, mulai dari Durenan, Bandung dan JLS,” pungkasnya.



















