Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Selesainya pembangunan gudang penyimpanan logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulungagung tampaknya masih memerlukan waktu. Padahal, pihak KPU dalam waktu dekat akan menerima pengiriman logistik tahap pertama untuk Pemilu 2024.
Ketua KPU Kabupaten Tulungagung, Susanah mengatakan, pengiriman logistik untuk pelaksanaan Pemilu 2024 dari KPU RI saat ini sudah mulai dilakukan. Tidak hanya di Tulungagung, tetapi semua wilayah di Indonesia.
Sedangkan logistik untuk Kabupaten Tulungagung, diperkirakan sudah tiba setidaknya pada akhir bulan.
Meski logistik sudah hampir tiba, pihaknya mendapati kendala gudang penyimpanan logistik yang sampai saat ini belum siap untuk digunakan. Pembangunan gudang logistik yang dilaksanakan oleh Pemkab Tulungagung ternyata belum selesai.
“Kalau janji dari Pemkab Tulungagung, gudangnya akan jadi pada bulan Desember 2023 mendatang. Kalau sampai saat itu belum selesai dibangun, kami harus memikirkan opsi lain,” kata Susanah, Jumat (27/10/2023).
Terkait opsi gudang lain, Susanah berencana meminjam gudang milik Bulog yang berlokasi di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut. Pihaknya bahkan juga sudah mengajukan izin pemakaian gudang Bulog tersebut, tetapi belum mendapatkan balasan dari Bulog.
Selain itu, Susanah masih memiliki opsi lain, yakni memanfaatkan salah satu gudang KPU Tulungagung. Namun, gudang tersebut tidak mampu digunakan apabila seluruh logistik untuk pelaksanaan Pemilu 2024 sudah tiba.
“Kalau logistik tahap 1 disimpan di sana masih bisa, kalau semua logistik tiba, gudang itu tidak cukup. Makanya kalau Desember gudang yang dijanjikan belum jadi, kami harus segera menyewa tempat lain,” jelasnya.
Terkait logistik, Ketua KPU Tulungagung mengungkapkan, total ada sebanyak 317.765 segel kertas, 16.563 kotak suara, 13.220 bilik suara, 85.930 buah segel plastik, dan 6.610 botol tinta. Sedangkan logistik sisanya akan dikirim pada pengiriman logistik tahap dua.
Menurut Susanah, saat logistik tersebut tiba akan disimpan terlebih lalu disetting, packing, dan checking sebelum didistribusikan ke masing-masing kecamatan. Sedangkan distribusi logistik ke masing-masing TPS akan dilakukan menjelang Pemilu 2024.
“Logistik akan disimpan dulu sebelum didistribusikan ke masing-masing kecamatan atau desa. Makanya kendala yang kami hadapi hanya gudang yang belum siap,” pungkasnya.
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Dhita Septiadarma



















