Kediri, SEJAHTERA.CO – Pendaratan pertama (first landing) rute baru Kediri-Balikpapan di Bandara Internasional Dhoho menggunakan maskapai Super Air Jet secara resmi dimulai, Kamis (6/6/2024). Rute baru itu akan melayani penerbangan yang dijadwalkan seminggu tiga kali yakni setiap Selasa, Kamis dan Sabtu.
Adapun, waktu berangkat dari Bandara Internasional Dhoho Kediri pada pukul 14.00 WIB dan tiba di Balikpapan pukul 16.30 WITA. Sementara untuk rute sebaliknya, berangkat dari Balikpapan pukul 12.45 WITA dan tiba di Kediri pukul 13.15 WIB.
Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa mengatakan, Bandara Internasional Dhoho Kediri ini berada di antara dua bandara besar yakni Surabaya Juanda dan Solo.
Dengan adanya penambahan rute penerbangan ini, dia berharap bisa membangkitkan episentrum baru untuk 14 kabupaten/kota yang letaknya di sekitar Bandara Dhoho.
“Rute baru ini bisa mempermudah masyarakat yang nantinya akan pulang pergi dari Kabupaten Kediri menuju ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sebaliknya,” jelasnya.
Dewi menyampaikan, penerbangan Kediri-Balikpapan ini adalah salah satu rute yang ditunggu-tunggu. Hal itu dikarenakan, menggunakan maskapai Super Air Jet sehingga rute penerbangan tersebut kini sudah terealisasi.
Menurutnya, penerbangan menuju Ibu Kota Negara (IKN) nanti tidak perlu jauh-jauh ke Bandara Juanda.
“Jadi bisa langsung dari Bandara Dhoho. Ini tentunya akan mempersingkat waktu,” bebernya.
Sementara itu, General Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional Dhoho Kediri I Nyoman Noer Rohim mengaku, maskapai Super Air Jet ini menjadi salah satu maskapai yang ditunggu-tunggu sudah hadir di Bandara Dhoho dengan rute baru.
Meski begitu, dia berharap akan ada menyusul rute baru lain seperti yang diinginkan oleh masyarakat. Tak hanya itu, pendaratan pertama rute baru Kediri-Balikpapan tersebut akan menjadi momen berkesan.
“Kami optimis dengan adanya rute penerbangan baru ini, maka tidak hanya mencerminkan perkembangan yang signifikan dalam infrastruktur udara, melainkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi untuk wilayah Kediri dan sekitarnya,” ucapnya.
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor: Dhita Septiadarma



















