Kediri, SEJAHTERA.CO – Sebanyak 25 pelajar dari sejumlah sekolah Kabupaten Kediri dan Jombang terjaring razia cendekia yang digelar Satpol PP Kabupaten Kediri.
Mereka diketahui mbolos sekolah dan cangkrukan di kawasan wisata di wilayah Kepung. Pelajar tersebut siswa SMP dan SMA dari Kediri dan Jombang.
Khaleb Untung Satrio Witjaksono, Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri mengatakan, mereka mbolos sekolah karena terlambat masuk dan pintu gerbang sekolah sudah tertutup. Mereka tidak balik ke rumah namun malah bermain main di kawasan wisata.
“Mereka kami bawa ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Anggota kami juga memeriksa tas mereka untuk antisipasi kemungkinan membawa senjata tajam dan narkoba. Setelah diperiksa isi tas mereka ada rokok dan alat tulis,” jelasnya.
Dijelaskan Khaleb,hendaknya orang tua juga perlu memantau anaknya pergi ke sekolah ataukah bermain-main dengan teman sebaya. Khaleb berharap hal ini tidak diulangi dan jika sudah terlambat masuk sekolah lebih baik pulang dan belajar akan lebih menguntungkan.
“Kita harapkan hal ini tidak terulang lagi bagi pelajar di Kabupaten Kediri. Mereka kita minta surat pernyataan untuk tidak mengulangi bermain diluar saat jam masuk sekolah. Setelah didata dan menanda tangani surat pernyataan, mereka kita minta untuk pulang ke rumah dan tidak main diluar,” imbuhnya.(bak)



















