KEDIRI, SEJAHTERA.CO – Program Kredit Usaha Melayani Warga Kota Kediri (Kurnia) dari Dinas Koperasi (Dinkop) Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Kediri dirasakan oleh pelaku UMKM.
Bantuan berupa pinjaman modal usaha dengan bunga dua persen dan masa tenor hingga tiga tahun itu sangat membantu para pelaku UMKM di Kota Kediri.
Salah satu pelaku UMKM Kota Kediri yang merasakan manfaatnya adalah Andik Sutoyo, seorang penjual Tahu Bakso.
Ia mengawali usahanya dengan model kecil-kecilan hinggga kemudian mampu membeli satu gerobak untuk outlet baru setelah mengambil kredit di Kurnia untuk kedua kalinya.
“Pengurusan administrasi di kredit Kurnia sangat mudah, asalnya persyaratan sudah lengkap dan benar-benar memiliki usaha pasti akan disetujui,” tutur Andik kepada Koran Memo Grup.
Keuntungan lainnya adalah bunga yang ringan, jadi ini sangat membantu kami sebagai pekerja-pekerja UMKM dengan gaji kecil,” ungkap Andik.
Andik bahkan menyarankan para pelaku UMKM untuk memanfaatkan program Kurnia untuk pengembangan usaha dibandingkan meminjam ke koperasi atau bank.
“Jangka waktunya juga lama, sampai tiga tahun. Jadi kalau ada uang lebih dari usaha bisa bayar lebih nanti lebih cepat lunas bisa lebih cepat ambil kredit lagi, kebetulan ini kedua kali saya ambil kredit dulu yang pertama saya belikan freezer untuk menyimpan adonan,” jelas Andik.
Setelah pelunasan, Andik sudah berencana mengambil kredit mengambil kembali kredit KURNIA untuk membeli tenda dan freezer tambahan.
Usaha yang telah ia rintis dari tahun 2017 ini, bermula dari ia dan istrinya yang menginginkan makanan yang gizinya cukup bagi anak-anak mereka.
Dari situ Andik bersama istri membuat tahu bakso, yang awalnya hanya untuk keluarga sebagai teman lauk pauk atau camilan
Banyak teman-teman kerja dari Andik yang memesan tahu bakso padanya. Dari situlah usaha Tahu Bakso Mirah ini berkembang.
“Selain jualan di depan rumah, saya juga jualan di depan perumahan dan titip ke sekolah-sekolah salah satunya di SMA Taruna,” ujar Andik.
Proses administrasi hingga survei memakan waktu 2 minggu sebelum dana bisa cair, para petugas juga melakukan monitoring kepada pengusaha yang mengambil kredit Kurnia.
Andik juga mengaku sudah cukup puas dan senang karena jumlah kredit modal usaha yang diberikan sudah mencukupi kebutuhannya.(c1).
Editor : Irwan Maftuhin



















