Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Pemerintah Desa Sidorejo, bersama kader kesehatan dan petugas Puskesmas setempat, mengadakan kegiatan fogging (pengasapan) di beberapa wilayah rawan Demam Berdarah Dengue (DBD), salah satunya di Dusun Banjarsari, Kamis (23/01/2025) pagi.
Baca Juga :Bhabinkamtibmas Dampingi Petugas Keswan DKPP Kabupaten Kediri Vaksinasi Ternak
Kegiatan fogging ini dilakukan Pemdes Sidorejo Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk sebagai langkah pencegahan setelah terdeteksi beberapa kasus DBD di wilayah tersebut.
Kepala Desa Sidorejo, Sutriono, menjelaskan bahwa fogging merupakan salah satu cara efektif untuk mengurangi populasi nyamuk Aedes Aegypti, yang menjadi vaktor penyebab penyakit DBD.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, angka kasus DBD dapat menurun,” ujar Sutriono, Jumat (24/1/2025).
Baca Juga :Menang Tipis 2-1 Derby Kediri, Inter Kediri Melaju 16 Besar Liga 4 Jatim
Selain melakukan fogging, kegiatan tersebut juga menyisir beberapa lingkungan yang terindikasi adanya tempat perindukan nyamuk, seperti selokan, tempat sampah, dan genangan air.
Sutriono menambahkan bahwa masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama menghindari penumpukan air yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk, mengingat musim hujan yang tengah berlangsung.
Baca Juga :ODGJ Ikat Anak di Depan Ruko Kosong, Dinkes Kabupaten Tulungagung Evakuasi ke RSJ Lawang
“Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, dengan cara menerapkan program 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur barang yang bisa menampung air,” tambahnya.
Supini, salah satu warga setempat, menyambut baik pelaksanaan fogging ini. Dirinya berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin, mengingat potensi penyebaran DBD yang cukup tinggi, terutama pada musim hujan.
“Dengan dilakukannya fogging ini, diharapkan masyarakat dapat lebih terlindungi dari bahaya DBD dan kebersihan lingkungan semakin terjaga,” ujarnya.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa yang terus mengingatkan untuk selalu waspada dan menjaga kesehatan sepanjang musim hujan,” sambungnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Sidorejo semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dan bersama-sama mencegah penyebaran DBD.



















