Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sejumlah kendaraan angkutan yakni bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota dalam Provinsi (AKDP) dilakukan pemeriksaan oleh petugas gabungan pada Jumat (20/12/2024) siang tadi. Tidak hanya diperiksa pada fisik kendaraan, pemeriksaan juga dilakukan terhadap sopir maupun kernet bus.
Baca Juga :Polres Nganjuk Beri Penghargaan dan Kenaikan Pangkat Personel
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila mengatakan, telah menggelar ramp check bersama petugas gabungan di Terminal Gayatri Tulungagung, Jumat siang. Kegiatan ramp check ini diikuti oleh BNNK Tulungagung, Dishub Tulungagung, petugas Terminal Gayatri hungga Jasa Raharja.
Pada kegiatan ramp check ini, sasarannya merupakan bus AKDP maupun AKAP yang melayani penumpang yang hendak datang maupun keluar Kabupaten Tulungagung. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan jika moda transportasi umum ini aman untuk masyarakat terutama saat libur nataru.
“Kegiatan ini kami lakukan untuk memastikan keamanan para penumpang dan melakukan antisipasi terjadinya kecelakaan bus terutama saat natal dan tahun baru,” kata AKP Taufik Nabila, Jum’at (20/12/2024).
Selama pelaksanaan ramp check, Dishub lebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap bus AKDP dan AKAP layak jalan. Pemeriksaan dilakukan mulai dari masa pakai ban serta memastikan tidak ada bus yang memakai ban vulkanisir, lampu maupun sein dan pengereman.
Selama pemeriksaan fisik kendaraan ini, pihaknya memastikan jika semua bus yang diperiksa dinyatakan layak jalan lantaran tidak ditemukan adanya kendala teknis. Bus-bus yang dinyatakan layak jalan itu kemudian dipasangi stiker pada bagian kaca depan bus untuk mempertegas jika bus itu sudah dilakukan pemeriksaan.
“Kami pastikan tidak ada kendala terhadap armada bus yang kami lakukan pemeriksaan tadi siang, dimana semuanya dinyatakan layak jalan,” ungkapnya.
Baca Juga :Wali Kota Santoso Pesan Kru Bus Jaga Kesehatan saat Cek Kesiapan Angkutan
Selain itu pemeriksaan juga ditujukan pada 13 sopir serta kernet bus. Pemeriksaan untuk memastikan kesehatan sopir maupun kernet bus meliputi tekanan darahnya maupun urie.
Hasilnya sebanyak 13 orang yang diperiksa hasilnya nihil. Pihaknya menyebut, kegiatan ini tidak hanya dilakukan sekali akan tetapi juga secara rutin di beberapa ruas jalan Tulungagung.
“Kami juga terus melakukan patroli rutin di jalan-jalan terutama selama natraru, agar nantinya bisa meminimalisir angka kecelakaan tentunya,” pungkasnya.



















