Penerima Bantuan Pangan Kota Kediri Turun Dibanding Tahap Sebelumnya

Penerima Bantuan Pangan Kota Kediri Turun Dibanding Tahap Sebelumnya

Kediri, SEJAHTERA.CO – Pembagian bantuan beras dari pemerintah masih belum berhenti, di akhir tahun ini Pemerintah Kota Kediri menyalurkan bantuan tersebut.

Penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah tahap kedua dilakukan di kelurahan yang ada di kota Kediri, Kamis (12/10). Adapun pembagian dilakukan di Kelurahan Bangsal, Ngletih, Pakunden, Campurejo, dan Mojoroto.

Tempat pembagian beras berlangsung di kantor kelurahan masing-masing, dengan total penerima bantuan pangan sejumlah 3.479. Sementara total beras dari pemerintah sebanyak 34.790 kilogram untuk masyarakat hari ini.

Read More

Sedangkan kemarin dilakukan pembagian di Bandar Kidul dan Bangsal.

“Bantuan pangan ini adalah yang kelima hingga bulan ini, setiap orang menerima 10 kilogram beras. Dan ini sudah dilakukan sejak awal tahun ini,” ungkap Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Mojoroto, Maria Florida.

Lebih lanjut lagi ia menjelaskan, penerima bantuan ini adalah masyarakat yang masuk data Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah. Jadi tidak semua masyarakat bisa mendapatkan bantuan pangan ini.

Maria mengaku jika terjadi penurunan jumlah penerima bantuan di Kelurahan Mojoroto ini, jika pada tahap sebelumnya ada kurang lebih 1.200 penerima, dalam tahap ini penerimanya hanya 1.098.

“Penurunan angka penerima ini karena alasan yang jelas, ada yang sudah meninggal, pindah rumah atau tidak ditemukan,” ujar Maria.

Pada tahap kemarin ketika ada penerima bantuan pangan yang tidak mengambil jatahnya, beras tersebut diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan layak menerima bantuan.

Untuk prosedur pengambilan bantuan pada hari ini, masyarakat penerima bantuan akan diberikan undangan yang dibawa bersama dengan KK dan KTP sebagai kelengkapan sebelum mengambil bantuan.

Para petugas akan membantu masyarakat dalam memasukkan NIK pada aplikasi untuk menandai bahwa masyarakat sudah menerima bantuan pangan.

“Kami berharap acara ini lancar, kemudian masyarakat juga belajar tentang bantuan sosial itu bagaimana aturannya. Mereka harus masuk dalam data Basis Data Terpadu (BDT), kalau tidak masuk data tidak bisa menerima bantuan,” pungkasnya.

Reporter: Dhea Safira

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *