Penjualan Kambing Etawa di Jombang Meningkat, Jadi Buruan untuk Daging Hari Raya Kurban

Penjualan Kambing Etawa di Jombang Meningkat, Jadi Buruan untuk Daging Hari Raya Kurban

Jombang, SEJAHTRA.CO – Menjelang Hari Raya Idul Adha atau yang biasa disebut Hari Raya Kurban, para peternak kambing jenis Etawa di Kabupaten Jombang merasakan berkah yang melimpah.

Penjualan kambing Etawa menjelang Hari Raya Kurban meningkat tajam, sehingga menghasilkan omzet hingga puluhan juta rupiah.

Eka Yunita (28), salah satu peternak asal Desa Pojokkulon, Kecamatan Kesamben, menyebut kalangan pembeli banyak yang mencari jenis kambing Etawa karena memiliki perawakan yang lebih besar, daging lebih lembut dan tebal.

Read More

“Alhamdulillah menjelang hari raya ini kita mengalami peningkatan yang cukup drastis,” katanya, Kamis (23/5/2024).

Beberapa pekan menjelang Idul Adha, lanjut Eka, sudah belasan ekor kambing Etawa terjual. Ia sendiri menyediakan tiga jenis kambing siap jual.

“Mulanya kami stok 43, yang laku per hari ini sudah 12 sampai 15 kambing. Kami punya 3 jenis, pertama Etawa, domba, dan bod,” ungkapnya.

Mengikuti perkembangan zaman, Eka juga memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk menggenjot penjualan kambing.

Terbukti, pembeli yang datang ke tempatnya tidak hanya dari Kabupaten Jombang saja, melainkan juga dari beberapa daerah tetangga kota santri juga.

“Kami bikinkan konten yang menarik. Penjualan paling jauh Nganjuk dan Kediri,” bebernya.

Ibu dua anak itu juga mengakui, tren kenaikan harga juga terjadi ketika tanggal semakin mendekati hari H Idul Adha.

Saat ini saja, kenaikan sudah terjadi antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta untuk tiap ekor kambing Etawa.

Secara umum, harga kambing-kambing yang ada di kandang Eka dibanderol mulai dari harga paling rendah 3 juta hingga paling tinggi 6 juta rupiah.

“Tentunya tergantung berat dan kesehatan kambing itu sendiri,” tandasnya.

Eka memprediksi, harga jual kambing masih bisa naik lagi ketika lebaran kurban semakin dekat.

Pada akhir bulan Mei ini saja, ia telah membukukan omzet hingga puluhan juta rupiah.

Dalam merawat kambing Etawa, Eka juga memastikan kebersihan kandang dan kesehatan kambing terjaga. Itu agar kambing tidak mudah sakit.

Urusan pakan juga menjadi perhatian agar nutrisinya cukup.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan rutin oleh dokter hewan menjadi salah satu cara menjaga kualitas kambing.

“Ini beli dua jenis Etawa. Soalnya lebih bagus dan dagingnya juga banyak. Sudah langganan pokoknya setiap hari besar beli di sini,” tutup Fathur Rohman, salah satu pembeli.

Reporter : Agung Pamungkas

Editor: Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *