Perkembangan Kinerja APBN Kediri Raya, Kepala Seksi Bank KPPN Kediri: Realisasi Belanja Tumbuh 14 Persen

Perkembangan Kinerja APBN Kediri Raya, Kepala Seksi Bank KPPN Kediri: Realisasi Belanja Tumbuh 14 Persen

Kediri, SEJAHTERA.CO – Realisasi belanja APBN di wilayah KPPN Kediri tumbuh sebesar 14 persen dari periode yang sama tahun yang lalu. Wilayah Kediri juga tercatat menjadi salah satu daerah yang menyumbang surplus APBN secara nasional.

“Wilayah Kediri menjadi salah satu daerah yang krusial pada APBN,” ujar Yudi Santoso, Kepala Seksi Bank KPPN Kediri, Jumat (28/6).

Merinci sektor belanja APBN, wilayah Kediri Raya telah merealisasikan Rp3.785,29 miliar. Jumlah ini berasal dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp982,09 miliar atau sebesar 44,31 persen dari pagu dan tumbuh sebesar 29,02 persen.

Read More

Realisasi Transfer ke Daerah juga tercatat mengalami pertumbuhan yang positif. Dimana telah terealisasi Rp2.803,19 miliar atau sebesar 41,14 persen dan tumbuh 9,84 persen.

Membandingkan realisasi belanja secara kewilayahan, Kabupaten Kediri mencatatkan nilai paling besar. Sebesar Rp1.234,48 miliar telah direalisasikan di Kabupaten Kediri, sementara Kabupaten Nganjuk Rp1.091,48 miliar, Kabupaten Trenggalek sebesar Rp757,60 miliar, serta Kota Kediri mencatat Rp701,71 miliar.

Sementara untuk sektor penerimaan, wilayah Kediri Raya masih diwarnai kontraksi. Tercatat sudah terkumpul Rp10.434,93 miliar, tumbuh negatif sebesar 34 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sektor cukai masih menjadi fokus penerimaan di Kediri, empat pabrik rokok baru yang ada di wilayah KPPBC TMC Kediri diharapkan dapat meningkatkan penerimaan dari cukai juga dalam hal penyerapan tenaga kerja.

Hal ini seiring dengan kewaspadaan terhadap rokok ilegal yang masih marak beredar di masyarakat menengah bawah.

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor : Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *