Petugas Lapas Kelas 2B Blitar Gagalkan Penyelundupan Pil Dobel L, ini Modusnya

Petugas Lapas Kelas 2B Blitar Gagalkan Penyelundupan Pil Dobel L, ini Modusnya
Ratusan butir pil dobel L yang dibungkus dalam plastic sebagai barang bukti. (aziz)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Upaya penyelundupan barang terlarang berhasil digagalkan petugas Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas 2B Blitar.

Jika sebelumnya, memasukkan pil dobel L ke kondom dan dimasukkan ke alat vital, kini melalui lemparan ke kompleks lapas.

Ada setidaknya 920 butir pil dobel L berhasil digagalkan masuk. Pil itu dibungkus ke dalam plastik dan diplester.

Read More

“Iya, kami berhasil menggagalkan kembali upaya barang terlarang masuk ke dalam lapas. Ternyata bungkusan berisi pil. Kami sudah melaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti,” kata Kepala Lapas 2B Blitar, Iswadi, Minggu (26/7/2026).

Dia mengatakan berdasarkan penelusuran melalui kamera pengawas, upaya penyelundupan itu dilakukan pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 10.15. Lokasi pelemparan di pinggir Jalan Merdeka Blitar atau samping mal Blitar.

Baca Juga :Tagihan Listrik PJU di Tulungagung Hemat Rp1,8 Miliar, Ternyata Ini Penyebabnya

Dari rekaman kamera pengawas, ada dua orang. Masing-masing, satu orang melempar dari balik pagar atau Jalan Merdeka Blitar, sementara 1 orang lainnya menunggu di atas motor.

Begitu sudah dilempar langsung tancap gas. “Lokasi pelemparan dekat pos 2,” katanya.

Dia menambahkan, bungkusan plastic berisi pil itu ditemukan petugas ketika patroli rutin. Ditemukan tak jauh dari pintu atau blok C1.

Akhirnya bungkusan itu dibawa ke pos kesatuan pengamanan LP. Dan disaksikan sejumlah petugas, bungkusan plastic dibuka. Ternyata berisi ratusan pil dobel L.

Untuk membuktikannya, petugas mengetes menggunakan cairan tes urine. Dan memang hasilnya, barang yang dilempar adalah pil psikotropika.

“Memang benar pil sudah kami tes,” jelasnya. Temuan itu pun langsung ditindaklanjuti dan melaporkan ke Polres Blitar Kota. Harapannya, bisa menelusuri asal muasal pil.

Baca Juga :Apresiasi Kinerja Polres Batu, Proses Hukum Dugaan Pengeroyokan Wakil Ketua KONI Berakhir Damai

Berdasarkan catatan, ternyata percobaan penyelundupan pil ke lapas bukan kali pertama. Tetapi sudah lima kali dalam kurun waktu tujuh bulan di 2026.

Modusnya pun berbeda-beda. Ada yang dilempar, ada yang dimasukkan ke dalam makanan ketika membesuk. Bahkan ada pula yang memasukkan ke dalam kondom.

Dan kondom itu dimasukkan ke alat vital Perempuan. Praktik konyol itu berhasil digagalkan petugas pada 18 Juni 2026 lalu. Perempuan yang juga pacar salah satu warga binaan memasukkan pil ke dalam kondom sebanyak 624 butir.

Kondom dimasukkan ke alat vital. Petugas curiga terpaksa menggeledah di ruang khusus. Ternyata pil disembunyikan di dalam kondom. DR (25) pun bersama sejumlah warga binaan ditetapkan sebagai tersangka.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *