Kediri, SEJAHTERA.CO – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Kabupaten Kediri disinyalir banyak diwarnai Dugaan pungutan liar (pungli).
Sinyalir PPDB diwarnai banyak pungli inipun sudah masuk ke meja Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana atau Mas Dhito.
Mas Dhito yang mengaku menerima banyaknya laporan dari orang tua ini, mengaku geram dan melaporkannya ke Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur.
Mas Dhito menyampaikan soal pungli pada PPDB saat meninjau perkembangan progres pembangunan Jembatan Jongbiru, Kamis (20/6/2024).
Terkait kabar pungli pada PPDB ini Mas Dhito mengaku sudah pegang data untuk SMA/SMK di Kabupaten Kediri yang dinilai banyak punglinya.
” Ini yang membuat saya prihatin dan harus segera ditanggulangi dan tidak boleh terjadi di Kabupaten Kediri. Tidak sepatutnya pungli terjadi di Kabupaten Kediri,” katanya.
Dijelaskan Mas Bup, untuk penanganan pendidikan SMA/SMK di Kabupaten Kediri bukan kewenangan Pemkab Kediri dan yang berhak menangani Disdik Provinsi Jawa Timur.
Karena SMA/SMK berada di Kabupaten Kediri dan mendapat keluhan orang tua siswa yang warga Kabupaten Kediri.
” Ini harus ditindak lanjuti dan harus jelas permasalahannya sehingga didapat keterangan alasan sekolah tersebut lakukan pungli. Sejauh ini tingkat pendidikan dalam tanggung jawab Pemkab Kediri adalah PAUD/TK/SD dan SMP,” katanya.
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Gimo Hadiwiboro



















